Diapresiasi Wagub, Peringatan Maulid Terapkan Protokol Kesehatan

×

Diapresiasi Wagub, Peringatan Maulid Terapkan Protokol Kesehatan

Share this article
Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim (kedua kanan) mengikuti prosesi doa Maulid Nabi Muhammad Saw 1442 Hijriah di Masjid Al-Muchlisin, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (28/10/2020) malam. (Foto: Istimewa/HUMAS)
Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim (kedua kanan) mengikuti prosesi doa Maulid Nabi Muhammad Saw 1442 Hijriah di Masjid Al-Muchlisin, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (28/10/2020) malam. (Foto: Istimewa/HUMAS)

Hargo.co.id, GORONTALO – Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1442 Hijriah di Gorontalo nampaknye beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Terlihat ada pembatasan undangan mengingat pentingnya menjalankan protokol kesehatan.

Ini terlihat para peringatan Maulid di Masjid Al-Muchlisin, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Ini lantas mengundang komentar dari Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim, yang kebetulan hadir sebagai undangan pada acara tersebut.

“Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada takmirul masjid yang telah melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Idris Rahim usai menghadiri doa maulid, Rabu (28/10/2020) malam.

Idris Rahim menuturkan, guna menghindari penularan Covid-19, Pemprov Gorontalo telah mengimbau seluruh umat Islam yang akan mengikuti peringatan maulid wajib mematuhi protokol kesehatan. Kepada pihak penyelenggara juga diminta membatasi jumlah jemaah untuk menghindari terjadinya kerumunan.

“Alhamdulillah semua ketentuan protokol kesehatan diterapkan di Masjid Al-Muchlisin ini. Peserta zikirnya menggunakan masker dan undangannya terbatas,” terang Idris Rahim.

Sementara itu pengurus Takmirul Masjid Al-Muchlisin, Rudin Rahim, menjelaskan bahwa pada peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw tahun ini, pihaknya hanya mengikutsertakan peserta zikir sebanyak 10 orang. Pembatasan tersebut menindaklanjuti edaran Pemerintah Kota Gorontalo dalam rangka mencegah penularan Covid-19 pada kegiatan maulid.

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana peserta zikir hingga puluhan orang, tahun ini kita batasi hanya 10 orang,” kuncinya. (rilis/hg)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun