Hargo.co.id MARISA – Jalan Trans Sulawesi yang ada di Kecamatan Marisa sampai dengan saat ini tidak memiliki drainase. Kondisi tersebut menimbulkan genangan air disekitar rumah warga bahkan hingga kebadan jalan.
Pantauan Gorontalo Post, paska hujan kemarin banyak air yang tergenang disepanjang jalan trans Sulawesi. Hal ini mengakibatkan rusaknya jalan maupun berdampak pada timbulnya penyakit akibat genangan air tersebut.
“Kami berharap agar drainase bisa dibangun, sehingga tidak akan merugikan daerah dan juga masyarakat,†ungkap Alen Hamid salah seorang masyarakat.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Fikri Adam menyampaikan, pada saat pelebaran jalan yang dilakukan oleh Balai Jalan Nasional, pekerjaan jalan tersebut include dengan pekerjaan saluran, akan tetapi pada pelaksanaan di lapangan, terkendala dengan adanya penolakan dari masyarakat untuk pembuatan drainase.
“Oleh karena itu, untuk mengejar deadline waktu pekerjaan, maka balai jalan hanya fokus untuk pekerjaan jalan. Pemerintah pun langsung berupaya untuk melakukan pembebasan lahan, akan tetapi karena waktu pekerjaan yang sudah terlalu mepet, jadi pekerjaan saluran tidak bisa direalisasikan,†terangnya.
Solusinya kata Kadis PU, Fikri Adam, pemerintah daerah telah merencanakan untuk pembangunan drainase pada 2017 mendatang lewat anggaran APBD induk daerah.
“Sebelumnya kami sudah koordiniasi dan komunikasi ke Balai Sungai untuk penanganan sungai perkotaan dalam hal ini pembangunan drainase. Hanya saja dari balai sungai masih fokus pada pembangunan irigasi.
Oleh karena itu, pemerintah akan mengambil langkah untuk pembangunan drainase pada tahun depan,†pungkasnya. (kif/hargo)
