Hargo.co.id Jakarta- Ketua DPR Ade Komarudin mengaku terkejut mendengar terminal 3 ultimate Bandara Soekarno-Hatta kebanjiran pada Minggu sore (14/8).
Pasalnya, saat meninjau lokasi tersebut pada Juni lalu, bandara itu sudah siap beroperasi. Meskipun memang masih ada persyaratan administrasi yang perlu diurus.
“Saya lihat ke sana cukup bagus tapi kok bisa kena banjir. Itu yang saya kaget. Sebelumnya mungkin perencanaannya yang harus dilihat dengan betul,” ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/8).
Memang, beberapa pihak menyebutkan banjir di lokasi tersebut akibat kesalahan desain. Akom mengaku sempat mempertanyakan kepada Mantan Dirut Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi terkait desain terminal 3 pada saat meninjau lokasi tersebut.
Dijelaskan bahwa, desain itu sudah ditetapkan sejak kepemimpinan sebelum Budi Karya di AP II. “Jadi, beliau cuma melanjutkan. Waktu itu dikasih tau ke saya itu sudah kontrak nggak mungkin diubah,” sebut politikus Golkar itu.
Untuk evaluasi dan pembenahan di terminal yang digadang-gadang menyaingi Bandara Changi milik Singapura itu, Akom menyarankan agar lebih baik ditutup sementara. “Mungkin lebih bagus yang sudah terjadi kita tutup jangan sampai banjir. Masa bandara banjir,” pungkasnya. (dna/JPG/hargo)
