Disengat Kawanan Lebah, Pria di Gorontalo Meninggal Dunia

×

Disengat Kawanan Lebah, Pria di Gorontalo Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Jenazah Ka Une (52) korban sengatan lebah saat tiba di pemukiman warga, Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Kamis (3/2/2022).

Hargo.co.id GORONTALO – Nasib nahas menimpa Kema Suleman alias Ka Une (52) warga Desa Pilomonu, Kecamatan Mootilango. Pria paruh baya asal Kabupaten Gorontalo itu dinyatakan tewas usai diserang kawanan lebah saat menambang di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Rabu (02/03).

Seperti hari biasanya, pagi itu sekira pukul 09.00 Wita, Ka Une (52) bersama rekannya Ahmad Sunga (22) warga Desa Huango Kecamatan Biluhu Barat, Kabupaten Gorontalo, mulai melakukan aktifitas mencari material tanah untuk mendapatkan emas. Ka Une bersama Ahmad pun tak menduga jika aktifitas dilokasi ‘paretan’ yang terletak puluhan kilometer dari pemukiman warga akan berakhir tragis.

Benar saja, sekira pukul 15.00 Wita saat keduanya sedang mengambil material tanah, kawanan lebah hutan langsung menyerang keduanya. Meski sempat terkena sengatan lebah, Ahmad yang terbilang masih cukup muda masih bisa menyelamatkan diri. Sayang, nasib baik tak berpihak pada Ka Une.

Pria paruh baya itupun dinyatakan tewas ditempat setelah menerima sengatan lebah yang diperkirakan berjumlah ribuan. Kondisi medan yang sukit, membuat proses evakuasi jenazah ka Une cukup sulit.

Jenazah Ka Une (52) korban sengatan lebah saat tiba di pemukiman warga, Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Kamis (3/2/2022). (Foto: Istimewa)

Jenazah Ka Une pun baru berhasil dievakuasi ke Desa Mekarti Jaya, Kamis (03/02/2022), pada pukul 11.00 Wita setelah memakan waktu hampir 12 jam perjalanan menggunakan ojek tambang. Saat dilakukan pemeriksaan oleh Pihak Puskesmas pihak puskesmas mendapati banyaknya bekas sengatan lebah di sekujur tubuh korban.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Pohuwato, AKBP Joko Sulistiono,S.I.K.,MH melalui Kasat Reserse Kriminal, AKP Ceceb Ibnu Ahmadi, menyampaikan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih terkait peristiwa tersebut.

“Saya belum cek lokasi nya pak,” singkat AKP Cecep, melalui pesan singkat Whatsapp. (*)

Penulis: Ryan Lagili