Usai Jalani Isoman, Gubernur Gorontalo Dinyatakan Negatif Covid-19

×

Usai Jalani Isoman, Gubernur Gorontalo Dinyatakan Negatif Covid-19

Sebarkan artikel ini
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Usai menjalani isolasi mandiri (isoman) selama kurun waktu 10 hari setelah dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa pekan lalu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie akhirnya dinyatakan sembuh. 

Kabar kesembuhannya tersebut disampaikan langsung Rusli Habibie kepada publik melalui akun fanpage Facebook Humas Gorontalo Prov dari kediaman pribadinya di Kelurahan Moodu, Kota Gorontalo, Jumat (18/02/2022). 

“Hari in saya sudah sangat sehat dan bugar. Kemarin kurang lebih 10 hari saya harus isoman karena terpapar omicron. Saya takut jika harus sakit, terlebih saya sudah dua kali terpapar Covid-19. Namun saya tidak pernah kapok untuk bekerja, turun ke masyarakat menjalankan tugas sebagai gubernur,”kata Rusli Habibie. 

Gubernur Gorontalo dua periode itu juga mengaku takut, terlebih istrinya Idah Syahidah yang bahkan sudah tiga kali terpapar Covid-19. Menurutnya rasa takut itu memang ada karena tidak tahu dimana akan terpapar, namun tanggung jawabnya harus turun demi masyarakat Gorontalo itulah yang membuat ia semakin berani. 

“Intinya memang kita takut karena kan kita tidak tahu dimana akan terpapar, tapi ini tanggung jawab kita harus turun demi masyarakat. Saya harus berani demi masyarakat Gorontalo,”terang Rusli Habibie. 

Selain Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah selaku istrinya sebelumnya juga dinyatakan negatif Covid-19. Anggota Komisi VIII DPR RI itu relatif lebih cepat masa pemulihannya yakni tujuh hari. 

Dalam proses isoman, Rusli Habibie mengisi 10 hari masa karantinanya dengan berolahraga, menyelesaikan administrasi perkantoran dan menyalurkan hobi otomotif. Seperti Halnya menghidupkan dan memanaskan mobil sudah cukup untuknya mengobati rasa rindu offroad. 

Gubernur Gorontalo dua periode itu berharap, apa yang terjadi pada ia dan istrinya tersebut dapat menjadi pelajaran buat semua masyarakat. Covid-19 benar – benar ada dan harus diwaspadai. Caranya dengan mengikuti vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan. Jika harus terpapar maka dampaknya tidak akan terlalu berpengaruh bagi kesehatan.(***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo