Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Perairan Tanjung Kramat

×

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Perairan Tanjung Kramat

Sebarkan artikel ini
Personel Polsek Kota Selatan dan Polres Gorontalo Kota dibantu warga saat mengevakuasi jasad korban tenggelam. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan warga terapung di perairan Tanjung Kramat, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo pada Senin (21/02/2022).

Mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya itu, ditemukan nelayan setempat kurang lebih 7 mil dari pesisir pantai Tanjung Kramat, sekitar pukul 11.00 Wita dengan kondisi tanpa busana.

Informasi yang berhasil dihimpun Hargo.co.id dari pihak Bagian Humas Polres Gorontalo Kota, mayat perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan, yang pada saat itu sedang mencari ikan di perairan Tanjung Kramat.

Mengetahui adanya sosok mayat tersebut ia langsung menelpon warga lainnya untuk mengevakuasi jenazah dari wanita malang itu. Oleh warga lainnyapun kemudian langsung menghubungi Agggota Bhabinkamtibmas setempat hingga meneruskan kepada Polsek Kota Selatan dan Polres Gorontalo Kota.

Menurut warga yang menemukan serta hasil identifikasi awal, saat ditemukan jenazah wanita yang diperkirakan berusia sekitar 35-40 tahun itu dalam kondisi pipi kanan mengalami bengkak dan lebam, telinga kiri, hidung dan mulut mengeluarkan darah, serta sebagian tubuh lainnya mengalami lebam.

Usai dievakuasi ke pantai, mayat tersebut kemudian langsung dibawa oleh personel Kepolisian ke Rumah Sakit Aloei Saboe untuk dilakukan identifikasi dan visum luar, serta menunggu laporan warga yang merasa anggota keluarganya hilang.

Informasi terakhir yang berhasil dihimpun Hargo.co.id, identitas korban baru diketahui setelah adanya seorang warga yang mengaku sebagai adik kandung korban dan baru mengetahui peristiwa penemuan mayat tersebut melalui sosial media.

Belakangan diketahui korban bernama Pepin Karim, (38) warga Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo. Menurut adik kandung korban, Feri Karim, kakaknya terakhir dilihat pada hari Minggu (20/02/2022) sekitar pukul 21.00 Wita. Selain itu adik korban juga sempat mendengar suara korban pada Senin pagi.

Menurut informasi dari adik korban yang disampaikan kepada pihak Kepolisian, dimana kakaknya tersebut sudah lama mengalami gangguan jiwa dan telah berulang kali menjalani pengobatan.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo