Angka Stunting di Bone Bolango Terendah di Provinsi Gorontalo 

×

Angka Stunting di Bone Bolango Terendah di Provinsi Gorontalo 

Share this article
Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma saat diwawancarai pada usai mengikuti rapat koordinasi percepatan penurunan stunting Provinsi Gorontalo, di TC. Damhil UNG, Kota Gorontalo, Senin (21/2/2022). (Foto: Istimewa)
Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma saat diwawancarai pada usai mengikuti rapat koordinasi percepatan penurunan stunting Provinsi Gorontalo, di TC. Damhil UNG, Kota Gorontalo, Senin (21/2/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Angka stunting di Bone Bolango saat ini berada di 25 persen. Persentase ini merupakan terendah jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Gorontalo.

“Alhamdulillah untuk Bone Bolango, angka stunting kita yang terendah, yakni 25 persen. Jadi kita terendah di Provinsi Gorontalo, karena kabupaten/kota lain masih di atas 30 persen,” terang Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma, saat diwawancarai usai menghadiri dan mendampingi Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli mengikuti rapat koordinasi percepatan penurunan stunting Provinsi Gorontalo, di TC. Damhil UNG, Kota Gorontalo, Senin (21/02/2022).

Ishak Ntoma menambahkan, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Bone Bolango dalam menurunkan angka stunting, ini berkat kerjasama pemerintah desa bersama dengan Dinas Kesehatan. Termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan para petugas PLKB di Bone Bolango.

“Kita kolaborasikan semua program, baik di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, termasuk juga kita intervensi lewat kegiatan dari Dinas PUPR untuk penyediaan air bersih,” terang Ishak Ntoma

Masih pada kesempatan yang sama, Ishak Ntoma mengungkapkan secara masif pemerintah Bone Bolango sudah 2 tahun terakhir ini sangat aktif melakukan program-program untuk penurunan angka stunting.

”Bahkan program penurunan angka stunting ini menjadi bagian dari kontrak kinerja para kepala desa,” ungkap Ishak Ntoma.

Ditambahkan, dalam upaya menurunkan angka stunting, Bone Bolango juga memiliki beberapa program inovasi, di antaranya program IJAB KABUL, yakni program nikah sehat, tanggung jawab bersama menuju keluarga bahagia unggul dan berkuaLitas.

“Inovasi Bone Bolango IJAB KABUL, yakni melalui pengembangan posyandu remaja dan pengembangan kampung kadarzi (keluarga sadar gizi,” tambahnya.

Ada juga program MUTIARA BERLIAN, yakni muliakan hati atas ridho Allah bersama lindungi ibu dan anak. Bahkan beberapa tahun yang lalu kita sudah melakukan apa yang disebut dengan Dubes, yakni program Dusun Bebas Stunting (Dubes).

”Jadi sudah sampai di tingkat dusun upaya kita menurunkan angka stunting ini. Apalagi sudah menjadi kontrak kinerja, maka kepala desa dan kepala dusun harus bisa mendeteksi masyarakat atau anak-anak yang stunting,” kuncinya. (***)

 

Rilis: Kominfo Bone Bolango