Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, mengharapkan Festival Pesona Pantai Pohon Cinta, dimasukkan dalam kalender 100 event Pariwisata Nasional. Hal ini disampaikannya saat diminta secara langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga, untuk memberikan sambutan pada pembukaan Festival Pesona Pohon Cinta yang dihadiri Direktur Event Daerah Kemenparekraf RI, Reza Fahlevi beserta tamu undangan dari luar daerah, Selasa (22/02/2022).
Sebagai representasi masyarakat Pohuwato, kata Nasir Giasi, dirinya sangat mengharapkan agar hadirnya Direktur Event Daerah dalam hajatan tahunan di Bumi Panua itu akan menjadi angin segar bagi sektor kepariwisataan di Kabupaten Pohuwato, sehingga nanti Pesona Pohon Cinta Pohuwato akan dimasukkan dalam kalender 100 event nasional.
“Perjuangan kami dengan pak bupati sampai saat ini untuk kemudian Festival Pesona Pohon Cinta ini bukan lagi milik Kementerian Parir. Kalau kami ingat lagi, Kabupaten Boalemo itu pernah masuk dalam kalender event 100 event wisata nasional yang diprogramkan oleh Kementerian, begitupun dengan Kabupaten Gorut, Kota Gorontalo, Limboto apalagi. Insya Allah kami di DPRD akan mendukung bapak Bupati di Hari Ulang tahun berikutnya, agar bagaimana Festival Pohon Cinta ini sudah milik Kementerian dan masuk dalam kalender 100 event nasional,” pintanya
Tak hanya itu, jelas Ketua DPD II Golkar Pohuwato itu di awal sambutannya. Festival Pesona Pohon Cinta Pohuwato, diakuinya memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Pohuwato. Dimana dalam event yang mendatangkan banyak wisatawan dan juga tamu dari berbagai daerah, akan memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat serta pendapatan asli daerah (PAD).
“Senantiasa kami DPRD mendukung penuh kegiatan Pariwisata di Pohuwato, karena apapun alasannya, Satu-satunya yang kemudian bisa membangkitkan kembali perekonomian masyarakat setelah masa pandemi Covid-19 itu kami lihat ada di sektor Pariwisata. Sehingga dengan kunjungan pak Direktur Alhamdulillah ketika teman-teman dari Parimo, Bolaang Mongondow, dan daerah lain itu datang, maka sudah bisa dipastikan teman-teman dari luar daerah itu menyumbang PAD,” bebernya. (***)
Penulis: Ryan Lagili
