Masih Banyak Aspirasi Masyarakat Tak Tercover 

×

Masih Banyak Aspirasi Masyarakat Tak Tercover 

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, Syarifudin Bano
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, Syarifudin Bano

Hargo.co.id, GORONTALO – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang selalu saja menggunakan sistem yang sama setiap tahunnya membuat warga justru merasa jenuh atau bosan. Imbasnya, banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan ada momen itu justru tak tercover. 

Penegasan ini disampaikan Ketua Komisi I DPD Kabupaten Gorontalo, Syarifudin Bano usai menerima aduan masyarakat yang aspirasinya tak tercover. Menurutnya, ada kejenuhan dari masyarakat baik di kecamatan, desa sampai di dusun terkait pelaksanaan Musrenbang. 

“Karena terkadang hasil Musrenbang di tingkat desa paling banyak tidak tercover atau terabaikan, aspirasi yang berulang tetapi tidak penyelesaian, maka dengan konsep seperti ini kami meminta kedepannya harus menjadi prioritas apa yang menjadi hasil musrenbang mulai dari tingkat desa, kecamatan dan alhamdulillah itu mendapatkan respon baik dari pemerintah,” jelas Syarifudin Bano.

Lanjut dikatakan Syarifudin Bano, nantinya kedepan sistem penganggarannya adalah 40-60, dimana 40 persen dari tingkat bawah dan 60 persen dari atas. 

“Jadi benar-benar menampung apa yang menjadi aspirasi masyarakat dari tingkat bawah,” jelas Syarifudin Bano.  

Aleg tiga periode ini berharap apa yang menjadi keluhan masyarakat yang berulang ini bisa mendapatkan perhatian agar nantinya pada pelaksanaan musrenbang apa yang menjadi aspirasi masyarakat benar-benar tercover dan menjadi prioritas dan bukan hanya menjadi sebatas aspirasi semata. 

“Semoga kedepan tidak lagi seperti kemarin dan tentunya apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang dimasukkan melalui musrenbang bisa terealisasi dan menjadi prioritas,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo