Harga Rempah-rempah di Kota Gorontalo Melonjak, Stok Minyak Goreng Kurang

×

Harga Rempah-rempah di Kota Gorontalo Melonjak, Stok Minyak Goreng Kurang

Sebarkan artikel ini
Suasana aktivitas pedagang rempah - rempah dan minyak goreng di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo. (Foto: Martiana Paputungan untuk HARGO)
Suasana aktivitas pedagang rempah - rempah dan minyak goreng di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo. (Foto: Martiana Paputungan untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Menjelang Ramadan 2022 yang saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, harga rempah – rempah dan minyak goreng di sebagian besar wilayah Kota Gorontalo mengalami peningkatan. 

Pantauan Hargo.co.id, Senin (28/02/2022), sebagian besar pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo yang menjual rempah-rempah mematok harga lebih tinggi dari harga normal. Belum lagi selain stoknya yang masih kurang, harga minyak goreng juga terpantau mengalami lonjakan. 

“Harga minyak kelapa bisa saja normal, akan tetapi untuk stoknya itu masih kosong. Sekarang untuk minyak kelapa saset masih kosong, tapi yang di galon besar ukuran 20 liter itu ada. Harga minyak kelapa sekarang per galon juga masih bervariasi, ada yang harganya per galon Rp 360 ribu, ada yang Rp 340 ribu, serta ada yang per galonnya Rp 325 ribu,” kata salah seorang pedagang, Nurdin Molmahu. 

Nurdin juga menambahkan, dimana untuk pengorderan minyak kelapa sekarang ini terbilang sangat terbatas, karena kondisinya yang bisa dibilang sudah langka. Jika biasanya untuk order bisa sampai 50 hingga 100 galon, sekarang hanya bisa mendapatkan 10 galon dari 50 galon yang diorder. Sementara itu untuk harga jualnya sendiri jika pada kondisi normal berkisar Rp16.000 per kilogram, saat ini melonjak hingga Rp 20.000 per kilogram. 

Selain minyak kelapa, menurut salah satu pedagang di kawasan pasar sentral Kota Gorontalo, Risna Kasim, bahwa menjelang bulan Ramadhan ini harga rempah – rempah juga mulai naik dari harga biasanya. 

“Jadi mulai dari bawang merah dengan harga normalnya Rp 30.000 per kilogram, sekarang sudah naik Rp 40.000 per kilogram. Cabai yang harga normalnya Rp 50.000 per kilogram sekarang sudah naik Rp60.000 per kilogram. Sementara untuk bawang putih sendiri jika harga sebelumnya Rp25.000 per kilo gram itu masih bisa, tapi untuk sekarang sudah naik menjadi Rp30.000 per kilogram,” terang Risna Kasim. 

Warga masyarakat Gorontalo berharap, menjelang Ramadan 2022 ini, seluruh stok dan harga bahan pokok bisa normal, terlebih saat ini Gorontalo masih menghadapi masa pandemi Covid-19. (***) 

 

Penulis: Martiana Paputungan *

*) Penulis adalah mahasiswa magang dari UNG