Hargo.co.id, GORONTALO – Hingga saat ini, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Bone Bolango belum dilakukan, padahal sesuai rencana akan mulai pekan ini. Alasannya karena capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Bone Bolango masih rendah.
Informasi yang berhasil dihimpun, kunci utama dilakukan PTMT yakni capaian vaksinasi harus memenuhi target. Saat ini di Bone Bolango belum memenuhi target dan bahkan jauh dari harapan.
Berdasarkan data Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bone Bolango hingga 3 Maret 2022, dari cakupan 16.387 baru 6.144 anak yang menjalani vaksinasi dosis I atau 37 persen. Sementara untuk dosis II baru mencapai 1.458 anak atau 8 persen.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, Andriean Andjar mengungkapkan pihaknya akan melihat perkembangan satu pekan kedepan perihal penerapan pembelajaran secara daring.
“Jika kondisinya semakin membaik dan kondusif kita akan berlakukan kembali Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT),” ungkap Andriean
Hal ini juga menjadi perhatian Bupati Bone Bolango, Hamim Pou. Dirinya mengatakan tingkat vaksinasi siswa di Bone Bolango masih rendah dan perlu dipacu dengan dukungan para orang tua.
“Bagaimanapun semakin tinggi angka vaksinasi akan membuat kegiatan kita berjalan dengan normal dan baik. Oleh karena itu saya berharap vaksinasi kuncinya. Mari berikan kepercayaan kepada pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi tersebut,” kata Hamim Pou, Jumat (04/03/2022).
Salah satu kendala kegiatan vaksinasi di Bone Bolango adalah izin dari orang tua karena masih banyak orang tua yang ragu mengajak anak mereka untuk vaksinasi covid-19 dan takut akan efek samping dari vaksin tersebut padahal jauh sebelum dilakukan vaksinasi anak, pemerintah sudah mensosialisasikan dari jauh-jauh hari. (***)
Penulis : Rita Setiawati
