Penjabat Gubernur Minta Mahasiswa jadi Mitra Penyeimbang Pemerintah

×

Penjabat Gubernur Minta Mahasiswa jadi Mitra Penyeimbang Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer menerima mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di ruang kerjanya. (Foto: Istimewa)
Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer menerima mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di ruang kerjanya. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer meminta organisasi mahasiswa untuk bisa jadi penyeimbang bagi pemerintah.  Saat ini sinergitas antara pemerintah dan juga mahasiswa sangat dibutuhkan. 

“Saya berharap kalian jadi sparing partner. Kalian adalah organisasi intelektual yang punya gagasan untuk dikawal,” ujar Hamka ketika menerima organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di ruangannya, Selasa (07/06/2022). 

Hamka menyarankan kepada mahasiswa untuk membuat riset kecil-kecilan supaya menjadi bahan masukan buat pemerintah. Selain itu, Hamka berpesan agar mahasiswa tidak hanya berkutat dengan politik praktis tapi juga harus berjiwa enterpreneurship. 

“Harus seimbang antara politik dan entrepreneur,” tambah mantan Ketua HMI Cabang Manado itu. 

Dalam pertemuan yang berlangsung sekira satu jam itu, mahasiswa menyampaikan program dan gagasannya utk daerah Gorontalo ini. Ketua Umum HMI Cabang Manado, Aristiawan Karim menyampaikan persoalan yang masih terus dikeluhkan masyarakat seperti kelangkaan minyak goreng. 

Selain itu juga persoalan lingkungan dan juga kendala-kendala yang dihadapi selama ini. Mereka menyampaikan bahwa pada pemerintahan sebelumnya mahasiswa kurang memiliki akses untuk menyampaikan program seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Gorontalo, Mais Nurdin. 

“Selama ini, hanya minta ketemu saja tidak bisa. Padahal kami punya sejumlah program salah satunya adalah program GMNI Mengajar. Kami tidak minta anggaran, hanya butuh dukungan berupa pemberian buku untuk suksesnya program kami. Alhamdulillah hari ini kami bisa diterima,” kata Mais sembari berharap ke depan kran untuk mahasiswa bisa terbuka. 

Sementara itu Hamka berjanji akan tetap menjadikan mahasiswa sebagai mitra yang selalu memberikan kritikan. 

“Yang penting jangan menyerang person,” pungkasnya. (***)

 

Penulis: Femmy Udoki