Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli berjanji akan melakukan pengawasan secara maksimal. Untuk itu, Bawaslu menggandeng sejumlah tokoh seperti Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat.
“Sesuai tugas kami, maka akan dilakukan pengawasan secara maksimal. Namun, ada beberapa hal yang sulit kami jangkau terkait pengawasan. Makanya, kami ingin melibatkan Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat,” kata Idris Usuli dalam sambutannya saat membuka acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif yang berlangsung di Hotel Maqna Kota Gorontalo Selasa, (15/11/2022).
Idris Usuli menjelaskan, elemen masyarakat tersebut menjadi aktor penting dalam melakukan pendidikan politik di masyarakat. Misalnya, Tokoh Agama Islam, menurut Idris Usuli, diharap dapat menyampaikan pesan kedamaian ketika usai Salat Jumat. Demikian halnya tokoh agama lainnya, dapat menyampaikan pesan-pesan usai ibadah dilakukan.
“Para tokoh tersebut dapat menekan gejolak politik yang dapat membangun praktik politik uang dan politisasi suku, agama, ras, dan antar golongan. Makanya, saya mengajak untuk sama-sama dalam rangka mengawal Pemilu serentak 2024,” kata Idris Usul.
Langkah Bawaslu Gorontalo juga mendapat dukungan dari mantan Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Salahudin pakaya dan mantan Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Jassin Tuloli. Kedua pemateri tersebut ikut mengajak para tokoh yang hadir untuk ikut membantu Bawaslu dari segi pengawasan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Amin Abdullah, Kepala Sekretariat Nikson Entengo bersama jajaran. (***)
Penulis: Rita Setiawati
