Legislator Hanura Belum Memiliki Fraksi

×

Legislator Hanura Belum Memiliki Fraksi

Share this article
Ilustrasi. Legislaor Partai Hanura di DPRD Kabupaten Gorontalo belum memiliki fraksi.. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Dikeluarkannya Partai Hanura dari Fraksi Demokrat, membuat dua anggota legislator Parpol tersebut tak mempunyai kejelasan ditingkatan alat kelengkapan dewan. bahkan saat rapat sinkronisasi OPD dengan komisi pun dalam aturan tidak diperbolehkan mengikuti.

Seperti diketahui sejak keputusan partai demokrat mengeluarkan partai Hanura  tertuang dalam surat Nomor: 008/PD-KAB.GTLO/IX/2022 perihal pemberitahuan kepada Ketua DPRD Syam T Ase per tanggal 30 September 2022, disusul dengan surat Partai Hanura Nomor: B/005/DPC/Kab.Gor.Hanura/X/2022 yang dikeluarkan Hanura per 3 Oktober tersebut menyebutkan dua Anggota DPRD bergabung pada keanggotaan Fraksi Golkar, dibacakan pada paripurna tingkat l APBD 2023. Sehingga melalui paripurna tersebut sejumlah aleg minta agar segera dilakukan rapat badan musyawarah. 

“Melalui paripurna ini saya meminta agar ditentukan rapat badan musyawarah untuk penentuan rapat paripurna internal atas dua anggota legislatif dari Partai Hanura dimasukkan dalam AKD,” ungkap Jayusdi Rivai. 

Keinginan Jayusdi disambut dengan aleg lainnya seperti Syarifudin Bano yang meminta agar agenda pembahasan rapat banmus dilaksanakan pada besoknya. 

“Secepatnya dilakukan rapat banmus untuk menentukan paripurna internal untuk memasukkan dua aleg pada AKD,” harap Syarifudin Bano. 

Keinginan sejumlah aleg ini pun disahuti oleh Ketua DPRD Syam T Ase yang mengagendakan pembahasan rapat banmus pada Rabu (26/10). Namun saat waktu tiba ternyata rapat banmus tak dilaksanakan karena tak kuorum, begitupun ketika dipindahkan pada esok harinya pun demikian, sehingga tak terjadi kesepakatan rapat banmus dan hingga sampai dengan hari ini, Selasa (2/11) pun dua aleg ini masih gentayangan karena tak masuk di AKD. 

Ketua DPRD Syam T Ase saat dikonfirmasi mengatakan, memang sudah diagendakan rapat Banmus hingga dua kali tetapi tidak terjadi kesepakatan, karena tidak quorumnya anggota Banmus. 

“Ya kami akan tindaklanjuti suratnya hanya saja memang dua kali rapat banmus gagal terlaksana,” tegas Syam. 

Syam juga mengakui sudah menerima surat dari Golkar terkait partai Hanura.”Suratnya sudah masuk nanti akan kita kaji dan tindak lanjuti,” tandas Syam. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo