Jaga Kamtibmas Selama Ramadan, Polresta Gorontalo Kota Gelar Operasi Pekat

×

Jaga Kamtibmas Selama Ramadan, Polresta Gorontalo Kota Gelar Operasi Pekat

Share this article
Kabag OPS Polresta Gorontalo Kota, Kompol Suharjo saat diwawancarai, Rabu (29/3/2023). (Foto: Sri Dewila Kasiaradja untuk HARGO)
Kabag OPS Polresta Gorontalo Kota, Kompol Suharjo saat diwawancarai, Rabu (29/3/2023). (Foto: Sri Dewila Kasiaradja untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Polresta Gorontalo Kota menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) sejak awal bulan Ramadan. Operasi Pekat ini digelar secara serentak di Provinsi Gorontalo.

Kabag Ops Polresta Gorontalo Kota, Kompol Suharjo mengatakan, operasi dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

Operasi pekat menyasar sejumlah lokasi yang berpotensi terjadi permasalahan yang diantaranya adalah tempat penjualan Miras, Perjudian, Prostitusi, Premanisme dan Narkoba.

“Yang kita temukan selama ini yakni Prostitusi. Kebetulan ada beberapa kita razia di penginapan maupun di kos-kosan serta beberapa hotel yang bintang satu. Ada beberapa pasangan yang kita temukan bukan suami istri,” kata Kompol Suharjo saat diwawancarai Hargo.co.id, Rabu (29/3/2023).

Dirinya mengatakan, selain di tempat- tempat tersebut, razia juga dilakukan di beberapa lokasi yang sering dijadikan tempat untuk balap liar oleh beberapa anak muda.

Karena itu, Kompol Suharjo mengimbau kepada masyarakat terutama generasi muda untuk mengisi kegiatan di bulan Ramadan ini dengan berbagai hal yang positif.

“Yang paling banyak keluhan dari masyarakat ini balap liar dan yang kedua masalah minuman keras. Alhamdulillah ini sudah mulai berkurang, mohon tidak dilakukan lagi karena tidak ada gunanya. Apalagi minuman keras ini, efek negatifnya banyak sekali,” kata Kompol Suharjo.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, operasi yang merupakan kegiatan rutin di Polresta Gorontalo Kota ini juga akan dilanjutkan dengan kegiatan cipta kondisi menjelang lebaran.

“Sasarannya kurang lebih sama namun ditambah lagi dengan petasan, tentunya petasan yang tidak berizin kita akan mengecek juga legalitas-legalitas penjualan itu kan ada izinnya. Ini kira kira sasaran kita selanjutnya,” dirinya menandaskan.(*)

Penulis: Sri Dewila Kasiaradja/Mahasiswa Magang UNG