Legislatif

Gebyar Ketupat di Boliyohuto, Sladauri: Upaya untuk Melestarikan Budaya

×

Gebyar Ketupat di Boliyohuto, Sladauri: Upaya untuk Melestarikan Budaya

Share this article
Gebyar Ketupat di Boliyohuto, Sladauri_ Upaya untuk Melestarikan Budaya
Ketua Komisi lll DPRD Kabupaten Gorontalo, Sladauri Kinga, saat hadir dalam pelaksanaan gebyar ketupat Boliyohuto bersama Sekda Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir.

Hargo.co.id, GORONTALO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo memiliki komitmen kuat dalam melestarikan dan mengembangkan tradisi dan budaya Gorontalo. Salah satu tradisi itu adalah gebyar ketupat.

Berita Terkait:  Koperasi Merah Putih Diyakini Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

Hal itu sebagaimana diungkapkan Aleg dapil Boliyohuto cs Sladauri Kinga yang hadir dalam pelaksanaan Gebyar Ketupat Boliyohuto di Desa Sidomulyo Selatan, Rabu (17/04/24).

Sladauri Kinga menekankan, tradisi lokal gebyar ketupat bukan sekadar ritual, melainkan juga bagian dari identitas dan budaya masyarakat. Tradisi ini memiliki nilai edukatif yang tinggi, mengajarkan tentang pentingnya rasa syukur, gotong royong, dan kebersamaan.

Berita Terkait:  Gaji Aleg Terlambat, Begini Penjelasan Sekwan Gorut

“Gebyar ketupat Boliyohuto dianggap sebagai momentum penting dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal, serta sebagai sarana untuk mempromosikan potensi wisata Desa Sidomulyo Selatan kepada masyarakat luas,” ungkap aleg tiga periode ini.

Aleg dapil Boliyohuto cs ini juga menyampaikan terima kasih atas inisiatif dan kerja keras panitia gebyar ketupat Boliyohuto dalam menyelenggarakan acara yang mengandung makna besar terhadap pelestarian budaya itu.

Berita Terkait:  Fatri: Persoalan Keuangan Tahun 2023 Jangan Sampai Terulang

“Budaya ini harus terus dilestarikan. Atas nama pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah membuat acara ini. Saya harap kedepan bisa lebih lagi acaranya dan tetap mempertahankan tradisi budaya lokal kedepannya,” tandas ketua Komisi lll DPRD Kabupaten Gorontalo ini.(*)

Penulis: Deice 

Berita Terkait:  Tak Peduli Medan Terjal dan Ekstrim, Mbak Luluk "Ngotot" Sapa Warga Sandalan