Edukasi

Mahasiswa Agribisnis UNG Dorong Galeri Dekranasda Bonbol Jadi Pusat Wisata Belanja Produk Lokal

×

Mahasiswa Agribisnis UNG Dorong Galeri Dekranasda Bonbol Jadi Pusat Wisata Belanja Produk Lokal

Share this article
Mahasiswa Agribisnis UNG Dorong Galeri Dekranasda Bonbol Jadi Pusat Wisata Belanja Produk Lokal
Mahasiswa Agribisnis UNG ketika berada di Galeri Dekranasda Kabupaten Bone Bolango.

Hargo.co.id, GORONTALO – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendorong penguatan peran Galeri Dekranasda Bone Bolango sebagai pusat pemasaran sekaligus etalase produk unggulan daerah.

Berita Terkait:  UNBITA Dukung Penguatan Keluarga di Momentum Peringatan Harganas Ke-32

Keberadaan galeri tersebut dinilai strategis dalam membantu pelaku UMKM memperluas pasar dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.

Galeri Dekranasda Bone Bolango saat ini menampung berbagai produk UMKM dari sejumlah wilayah di Kabupaten Bone Bolango.

Berita Terkait:  Mahasiswa KKN UNG 2023 Di Desa Muara Bone, Gelar Penyuluhan terkait Partisipasi Politik Masyarakat

Produk yang dipasarkan beragam, mulai dari kerajinan tangan, batik karawo khas Gorontalo, kuliner tradisional, hingga aneka produk kreatif lainnya.

Sistem pemasaran yang diterapkan menggunakan pola titip jual, sehingga para pelaku usaha dapat menitipkan produknya untuk dipromosikan dan dijual melalui galeri tersebut.

Berita Terkait:  Perkuat Kepekaan Budaya Lewat Tadabur Bahasa dan Sastra Indonesia

Mahasiswa Agribisnis UNG, Anggun Kisasmi, mengatakan Galeri Dekranasda tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi para pelaku UMKM agar terus berkembang dan berinovasi.

“Galeri ini menjadi rumah bagi pelaku UMKM untuk belajar, berkreasi, dan memasarkan produknya,” ujar Anggun Kisasmi, Kamis (14/5/2026).

Berita Terkait:  UNG Bersholawat, Diharap Seimbangkan Ilmu Keagamaan dan Akademik

Menurutnya, potensi galeri tersebut cukup besar untuk berkembang menjadi pusat promosi produk lokal Bone Bolango. Namun, rendahnya tingkat kunjungan masyarakat masih menjadi tantangan utama yang perlu mendapat perhatian bersama.

Ia menilai upaya promosi harus terus ditingkatkan agar masyarakat lebih mengenal keberadaan galeri sekaligus tertarik menggunakan produk-produk lokal.
Berita Terkait:  Diikuti Tiga Kandidat, Besok Pemilihan Rektor UNG Digelar Tertutup

“Tantangan terbesar saat ini adalah membangun kesadaran masyarakat. Galeri masih cukup sepi pengunjung, sehingga kami perlu memperkuat promosi agar lebih banyak orang datang berkunjung,” tambahnya.

Anggun juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap produk lokal sebagai langkah nyata dalam membantu keberlangsungan UMKM daerah.

Berita Terkait:  Mahasiswa FSB UNG Gelar Workshop Kewirausahaan

Semakin tinggi minat masyarakat membeli produk lokal, maka semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan para pelaku usaha.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dekranasda Bone Bolango, Ruwaida Mile. Kehadirannya dinilai menjadi motivasi bagi pengelola galeri maupun pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan.

Berita Terkait:  Komnas HAM Sebut Data Pengaduan di Gorontalo Sangat Rendah

Ke depan, mahasiswa berharap Galeri Dekranasda Bone Bolango dapat berkembang menjadi ikon wisata belanja lokal yang aktif, modern, dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan produk lokal sebagai pilihan utama, bukan pilihan cadangan. Membeli produk asli Bone Bolango bukan sekadar belanja, tapi cara nyata membantu pelaku UMKM terus berkarya,” tutup Anggun. (Mg-06)

Berita Terkait:  Mahasiswa FSB UNG Didorong Bangun Daya Saing Lewat Kuliah Umum Technopreneurship