Ekonomi

Modal Usaha Jadi Bertambah, Cek Penawaran Dana Tunai BRI Finance Berikut Ini

×

Modal Usaha Jadi Bertambah, Cek Penawaran Dana Tunai BRI Finance Berikut Ini

Share this article

Jakarta, 15 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha dan masyarakat produktif melalui program Fasilitas Dana dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor. Program ini hadir sebagai solusi pembiayaan yang cepat, fleksibel, dan mudah diakses di tengah meningkatnya kebutuhan modal usaha pada era ekonomi digital saat ini.

Tren bisnis di Indonesia pada 2026 menunjukkan pertumbuhan aktivitas UMKM dan ekonomi digital yang semakin kuat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan penyaluran kredit UMKM pada 2026 tumbuh sebesar 7–9 persen secara tahunan, didorong oleh meningkatnya keyakinan konsumen, percepatan digitalisasi usaha, serta kebutuhan modal kerja yang semakin tinggi. Per Januari 2026, total kredit UMKM nasional tercatat mencapai Rp1.482,9 triliun. 

Di sisi lain, transformasi digital juga mendorong pelaku usaha untuk bergerak lebih cepat dan adaptif. Penggunaan transaksi digital, QRIS, penjualan online, hingga promosi melalui media sosial kini menjadi bagian penting dalam operasional UMKM modern. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap akses pembiayaan yang praktis menjadi semakin relevan, khususnya bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk menjaga arus kas, memperbesar stok barang, memperluas usaha, maupun meningkatkan kapasitas produksi.

Menangkap hal tersebut, BRI Finance memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan tambahan modal usaha cukup dengan menjaminkan BPKB kendaraan melalui program BRIFlash. Nasabah dapat memperoleh bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor pembiayaan hingga 4 tahun, serta pencairan dana hingga 90% dari harga kendaraan. Kendaraan tetap dapat digunakan untuk mendukung aktivitas usaha maupun kebutuhan sehari-hari.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Di tengah pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya aktivitas UMKM pada 2026, kebutuhan masyarakat terhadap akses modal yang cepat dan fleksibel juga semakin tinggi. Melalui fasilitas dana dengan jaminan BPKB, BRI Finance ingin memberikan solusi pembiayaan yang mudah diakses untuk membantu pelaku usaha menjaga produktivitas, memperluas usaha, hingga menangkap peluang bisnis baru. Kami berharap layanan ini dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pembiayaan yang inklusif bagi masyarakat.”

Berita Terkait:  PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat RegionalPT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian di tingkat regional dengan berhasil mempertahankan posisinya selama tiga tahun berturut-turut dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Dalam pemeringkatan tahun 2026 ini, PTPP menempati peringkat ke-279 dari 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2025. Di sektor Engineering & Construction Indonesia, PTPP juga berhasil menempati peringkat ketiga, menegaskan posisi Perseroan sebagai salah satu pelaku utama industri konstruksi nasional yang mampu bersaing di tingkat regional. Penghargaan dan pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026 merupakan bagian dari inisiatif Fortune Media dalam memetakan kinerja 500 perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan. Program ini diselenggarakan oleh Fortune Media bersama Danantara Indonesia, dan menjadi forum apresiasi bagi perusahaan-perusahaan dengan skala bisnis terbesar di kawasan. Sertifikat penghargaan diserahkan secara langsung oleh CEO Fortune Asia, Khoon Fong Ang, kepada perwakilan perusahaan pada ajang Executive Dinner & Fortune Southeast Asia 500 Awards 2026 yang digelar di East Ballroom, The Langham Jakarta, Sudirman Central Business District (SCBD), pada 18 Juni 2026. Acara tersebut mempertemukan para pimpinan perusahaan terkemuka dari berbagai negara di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan ketahanan bisnis serta konsistensi kinerja Perseroan di tengah dinamika industri konstruksi dan infrastruktur yang terus berkembang. “Pengakuan ini mencerminkan konsistensi PTPP dalam menjaga kinerja operasional dan memperkuat fundamental bisnis di tengah tantangan industri yang dinamis. Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan efisiensi, penguatan tata kelola perusahaan, serta eksekusi proyek-proyek strategis nasional yang memberikan nilai tambah berkelanjutan,” ujar Joko Raharjo. Capaian ini memperkuat posisi PTPP sebagai perusahaan konstruksi dan investasi nasional dengan daya saing regional, sekaligus mencerminkan kontribusi Perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade, PTPP terus berkomitmen menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan melalui inovasi, digitalisasi, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta penguatan portofolio usaha yang berkelanjutan. Dengan kembali masuk dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, PTPP menegaskan posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang memiliki daya saing di tingkat regional serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. —SELESAI— About PT PP (Persero) Tbk PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance melihat bahwa saat ini masyarakat membutuhkan proses mendapatkan modal usaha yang lebih praktis tanpa prosedur yang rumit. Dengan fasilitas dana BRI Finance, masyarakat dapat mengakses pembiayaan dengan proses pengajuan yang mudah, pencairan kompetitif, serta tenor yang fleksibel sesuai kebutuhan finansial. Pengajuan fasilitas dana dapat dilakukan secara online melalui briflash.brifinance.co.id⁠ maupun melalui Official WhatsApp di (+62) 811-1937-0838.

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance terus mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan konsumen dalam setiap layanan pembiayaan yang diberikan kepada masyarakat.