Deposito atau tabungan sering menjadi pilihan utama ketika seseorang ingin menyimpan uang dengan lebih aman. Namun, mana yang lebih cocok? Jawabannya bergantung pada tujuan keuangan, kebutuhan likuiditas, dan jangka waktu penyimpanan dana yang dimiliki masing-masing orang.
Sebagian orang memilih tabungan karena fleksibel dan mudah diakses kapan saja. Di sisi lain, ada juga yang memilih deposito karena ingin menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu sesuai rencana keuangan yang telah disusun.
Agar tidak salah memilih, penting untuk memahami perbedaan karakteristik keduanya terlebih dahulu.
Apa Itu Tabungan?
Tabungan adalah produk simpanan yang memungkinkan nasabah menyimpan dan menarik dana sesuai ketentuan yang berlaku.
Saat ini, layanan tabungan online semakin banyak digunakan karena memberikan kemudahan akses melalui aplikasi perbankan digital. Nasabah dapat melakukan transaksi, memantau saldo, hingga mengelola keuangan langsung dari smartphone tanpa harus datang ke kantor cabang.
Karena fleksibilitasnya, tabungan sering digunakan untuk:
– Dana kebutuhan sehari-hari
– Dana darurat
– Dana transaksi bulanan
– Menabung untuk tujuan jangka pendek
– Menyimpan dana yang sewaktu-waktu diperlukan
Keunggulan utama tabungan adalah kemudahan akses terhadap dana yang tersimpan.
Apa Itu Deposito?
Deposito merupakan produk simpanan yang ditempatkan dalam jangka waktu tertentu atau tenor sesuai ketentuan yang berlaku.
Berbeda dengan tabungan, dana yang ditempatkan pada deposito umumnya disimpan hingga jatuh tempo sesuai pilihan tenor nasabah.
Saat ini, layanan deposito online memungkinkan pembukaan deposito secara digital melalui aplikasi tanpa perlu mengunjungi kantor cabang.
Deposito umumnya digunakan untuk:
– Dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat
– Perencanaan keuangan jangka menengah
– Dana pendidikan
– Dana pernikahan
– Dana pembelian aset di masa mendatang
Karena memiliki jangka waktu tertentu, deposito sering dipilih oleh nasabah yang ingin lebih disiplin dalam menyimpan dana sesuai rencana keuangan.
Deposito atau Tabungan, Apa Perbedaannya?
Agar lebih mudah dipahami, berikut perbandingan sederhana antara deposito dan tabungan.
Dari tabel tersebut terlihat bahwa masing-masing produk memiliki fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan keuangan.
Kapan Sebaiknya Memilih Tabungan?
Tabungan bisa digunakan untuk:
1. Membutuhkan Dana yang Mudah Diakses
Jika dana kemungkinan akan digunakan dalam waktu dekat, tabungan biasanya menjadi pilihan yang lebih fleksibel.
2. Sedang Membangun Dana Darurat
Dana darurat idealnya mudah diakses saat terjadi kebutuhan mendesak sehingga tabungan sering menjadi salah satu pilihan yang digunakan masyarakat.
3. Digunakan untuk Transaksi Harian
Tabungan dapat digunakan untuk transfer, pembayaran tagihan, hingga berbagai transaksi digital lainnya.
4. Baru Mulai Menabung
Bagi yang baru membangun kebiasaan menabung, tabungan dapat menjadi langkah awal yang lebih sederhana dan mudah dipantau.
Kapan Sebaiknya Memilih Deposito?
Deposito dapat dipertimbangkan apabila:
1. Memiliki Dana yang Belum Digunakan dalam Waktu Dekat
Jika sudah memiliki dana darurat dan kebutuhan rutin tercukupi, sebagian dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat dapat dialokasikan sesuai tujuan keuangan.
2. Ingin Lebih Disiplin Menyimpan Dana
Karena memiliki tenor tertentu, deposito dapat membantu menjaga dana agar tidak mudah digunakan untuk kebutuhan konsumtif.
3. Memiliki Target Keuangan Jangka Menengah
Misalnya untuk dana pendidikan, renovasi rumah, atau kebutuhan lain yang sudah direncanakan beberapa bulan hingga beberapa tahun ke depan.
4. Ingin Memisahkan Dana Berdasarkan Tujuan
Membagi dana antara tabungan dan deposito dapat membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih terstruktur.
Apakah Harus Memilih Salah Satu?
Tidak selalu. Dalam praktiknya, banyak orang menggunakan tabungan dan deposito secara bersamaan.
Sebagai contoh:
Tabungan digunakan untuk kebutuhan harian dan dana darurat. Deposito digunakan untuk dana yang belum akan digunakan dalam waktu tertentu.
Dengan strategi tersebut, kebutuhan likuiditas tetap terjaga sekaligus membantu mengelola dana sesuai tujuan keuangan yang berbeda. Deposito atau tabungan bukan soal mana yang lebih baik, melainkan mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan keuangan.
Jika membutuhkan dana yang mudah diakses untuk transaksi sehari-hari, dana darurat, atau kebutuhan jangka pendek, tabungan dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai. Sebaliknya, jika memiliki dana yang belum akan digunakan dalam waktu tertentu dan ingin menyimpannya secara lebih terencana, deposito dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi pengelolaan keuangan.
Untuk kebutuhan transaksi dan menabung sehari-hari, neobank dari Bank Neo Commerce menyediakan Tabungan NOW, yaitu produk tabungan online yang dapat diakses langsung melalui aplikasi neobank. Tabungan online ini menawarkan bunga kompetitif* dan cair harian, sehingga bisa digunakan untuk menyimpan dana darurat, dana liburan, maupun berbagai tujuan keuangan lainnya.
Sementara itu, bagi nasabah yang ingin menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu, tersedia Deposito WOW, layanan deposito online ini menawarkan pilihan tenor mulai dari 7 hari hingga 12 bulan dengan suku bunga yang kompetitif*.
***
Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank.
Jika ingin mempelajari fitur Tabungan NOW dan Deposito WOW, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/TabunganNOW dan https://s.id/depositowow
*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun
PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Press Release ini sudah tayang di VRITIMES












