Ekonomi

Indikator Ekonomi Membaik, Pemprov Gorontalo Kejar Pertumbuhan 6,70 Persen pada 2027

×

Indikator Ekonomi Membaik, Pemprov Gorontalo Kejar Pertumbuhan 6,70 Persen pada 2027

Share this article
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail didampingi Wakil Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie dan beberapa OPD Pemprov dalam konferensi pers APBD 2027, di Rujab Gubernur, Ahad (13/9/2026). (F. Diyanti)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kinerja ekonomi dan indikator kemiskinan Gorontalo menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2026. Kondisi tersebut menjadi dasar Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan sejumlah target optimistis dalam pembangunan 2027.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo, Wahyudin Athar Katili, , dalam konferensi pers bertema “Kebijakan Fiskal Daerah pada APBD 2027” yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Ahad (13/9/2026).

Berita Terkait:  Momen Iduladha, LRT Jabodebek Distribusikan Daging Kurban kepada Warga & Yayasan Sekitar Operasional

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Gorontalo.

Wahyudin Athar Katili mengatakan, penyusunan target 2027 tidak semata-mata berpatokan pada target yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Pemerintah juga mempertimbangkan realisasi dan perkembangan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif.

“Pada tahun 2027 sebenarnya kita sudah memiliki target yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Namun demikian, kami tidak hanya melihat target yang ada, tetapi juga melihat realitas yang terjadi,” ujarnya.

Berita Terkait:  KAI Daop 4 Semarang Hadirkan Promo Yes Deals, Diskon Tiket KA Sebesar 25%

Salah satu indikator yang mengalami perkembangan adalah pertumbuhan ekonomi. Target pertumbuhan ekonomi Gorontalo pada 2026 ditetapkan sebesar 5,65 persen.

Namun, berdasarkan realisasi terbaru hingga triwulan II 2026, pertumbuhan ekonomi telah berada di kisaran 6,20 persen. Capaian tersebut membuat Pemprov Gorontalo optimistis pertumbuhan ekonomi pada 2027 dapat mencapai kisaran 6,20 hingga 6,70 persen.

Berita Terkait:  Taman Safari Indonesia Siap Dukung Transformasi Kebun Binatang Bandung sebagai Lembaga Konservasi Modern

Pertumbuhan ekonomi Gorontalo masih ditopang sektor pertanian yang memberikan kontribusi lebih dari 30 persen. Selain itu, geliat hilirisasi mulai terlihat, terutama pada sektor galian dan pertambangan. Hilirisasi UMKM juga mulai berkembang dan dinilai menjadi salah satu potensi yang dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi lebih besar didorong oleh sektor pertanian, di atas 30 persen. Kemudian hilirisasi sudah mulai tumbuh, terutama sektor galian dan pertambangan. Kita juga memiliki beberapa potensi, terutama hilirisasi UMKM yang sudah mulai bergeliat di Gorontalo,” jelas dia.

Berita Terkait:  BRI Region 6/Jakarta 1 Resmikan Kantor Baru KCP Jakarta Garden City untuk Perkuat Layanan dan Kenyamanan Nasabah

Di sisi lain, angka kemiskinan juga menunjukkan tren penurunan. Target kemiskinan Gorontalo pada 2026 berada di angka 13,08 persen. Sementara realisasi terbaru telah turun menjadi 12,16 persen.

Menurutnya, penurunan kemiskinan tersebut berlangsung secara konsisten sejak 2020 hingga 2026. Kemiskinan ekstrem juga tercatat mengalami penurunan. “Ini menandakan bahwa kemiskinan kita secara konsisten menurun dari tahun 2020 sampai dengan 2026,” katanya. Dengan capaian tersebut, pemerintah optimistis angka kemiskinan Gorontalo pada 2027 dapat ditekan hingga di bawah 11 persen.

Berita Terkait:  Dari Ice Skating sampai Parade Santa, PIK Avenue Hadirkan Enchanted Noel

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka masih menjadi salah satu indikator yang perlu mendapat perhatian. Pada 2026, targetnya berada pada kisaran 3,01 hingga 3,26 persen, sedangkan realisasi terbaru tercatat 3,17 persen.

Untuk 2027, pemerintah optimistis tingkat pengangguran terbuka dapat ditekan hingga di bawah 2,90 persen. “Untuk tingkat pengangguran terbuka, ini yang masih sedikit tidak stabil. Namun, kita optimistis bisa di bawah 2,90 persen,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Building a Content System: Calendar, Planning, and Workflow Management Workshop with Priska Sahanaya & Beauty Class Fanbo at SMK Bina Putra

Selain itu, Rasio Gini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Indeks Modal Manusia juga dinilai menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Kemajuan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari perkembangan sektor pendidikan, kesehatan, serta sejumlah aspek lain yang berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia.

“Secara umum Gorontalo memiliki kemajuan yang cukup besar, sehingga kita menargetkan optimistis baik untuk Rasio Gini, Indeks Pembangunan Manusia dan Indeks Modal Manusia, dengan target yang lebih optimistis di 2027,” pungkasnya. (Diyanti)