Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo bergerak cepat membantu warga yang terdampak bencana angin kencang dan pohon tumbang. Bantuan pascabencana kali ini tidak sekadar disalurkan melalui titik pengumpulan, tetapi langsung diantar ke rumah-rumah warga.
Penyaluran secara door to door tersebut dilakukan Kamis (8/10/2026), melibatkan Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Gorontalo.
Langkah tersebut sekaligus menjadi cara pemerintah memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang terdampak. Petugas juga dapat melihat secara langsung kondisi rumah dan kebutuhan masyarakat setelah diterjang bencana.
Kepala BPBD Kota Gorontalo, Hendry Ticoalu, mengatakan penyaluran langsung dilakukan agar bantuan pemerintah tidak salah sasaran.
βDengan turun langsung, kami juga bisa melihat secara riil kondisi masyarakat yang terdampak,β kata Hendry.
Menurutnya, bantuan difokuskan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat pohon tumbang maupun angin kencang di sejumlah wilayah Kota Gorontalo.
Untuk korban pohon tumbang, bantuan diberikan kepada satu kepala keluarga di Kelurahan Molosipat U. Bantuan tersebut berupa bahan bangunan untuk memperbaiki rumah, dukungan upah kerja, serta paket bantuan tanggap darurat.
Sementara dampak angin kencang tercatat dialami lima kepala keluarga yang tersebar di Kelurahan Biawu, Siendeng, Bugis, dan Leato Selatan.
Kepada para korban, pemerintah menyalurkan bahan bangunan serta dukungan upah kerja. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga memperbaiki bagian rumah yang rusak sehingga aktivitas keluarga dapat kembali berjalan.
Tak hanya menyasar korban bencana, dalam kegiatan yang sama Pemkot Gorontalo juga memberikan dukungan di bidang kesehatan.
Satu unit kursi roda diserahkan kepada seorang warga lanjut usia di Kelurahan Leato Utara. Penyaluran langsung ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan bantuan berdasarkan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.(Adv)Β












