Hargo.co.id SIDOARJO – Ratusan ribu umat muslim mengikuti istighotsah kubro di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin pagi (9/4).
Acara yang digelar dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) Ke-94 Nahdlatul Ulama (NU) itu sukses menghadirkan lautan manusia.
Selain memenuhi seluruh penjuru tribun dan lapangan, peserta â€tumpah†sampai ke luar stadion.
Dimulai pukul 06.00 WIB, istighotsah berlangsung lancar selama sekitar 3,5 jam. Tokoh yang hadir antara lain adalah Rais Am PB NU KH Ma’ruf Amin, KH Hasan Mutawakkil Alallah (ketua PW NU Jatim), KH Agoes Ali Masyhuri, KH Anwar Mansur, KH Miftahul Akhyar, KH Nawawi Abdul Jalil, KH Tamim Romli, dan KH Kholil Asad.
Hadir juga para pejabat pemerintahan seperti Gubernur Jatim Soekarwo, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Abdul Halim Iskandar (ketua DPRD Jatim), dan Saiful Ilah (bupati Sidoarjo).
Tidak ketinggalan Ketua DPR Setyo Novanto, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Agenda dimulai dengan pembacaan enam maklumat oleh Wakil Rais Syuriah PW NU Jatim KH Anwar Iskandar.
Setelah itu, Rais Am PB NU KH Ma’ruf Amin didapuk memberikan amanat. Sedangkan pelaksanaan istighotsah dipimpin KH Miftahul Akhyar. Di akhir acara, sembilan kiai sepuh memimpin doa bersama secara bergantian.
Ma’ruf menyebut momen istighotsah itu sebagai bagian dari permohonan ampun. â€Mungkin semua yang terjadi saat ini tidak lepas dari kesalahan kita,†katanya.
Seusai acara, Ketua PW NU Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah menyatakan bahwa kesuksesan istighotsah tak lepas dari semangat ulama dan para nahdliyin.
â€Tinggal saat ini kita berharap-harap cemas. Tapi, kita yakin doa ini akan terkabul,†ujarnya.
Wakil Rais Syuriah PW NU Jatim KH Agoes Ali Masyhuri menambahkan, istighotsah akbar kali ini bukan sebatas pembacaan zikir dan wirid.
Ini adalah momen menyatukan umat muslim dalam mengawal ukhuwah Islamiah. â€Jangan lupa, doa tiang agama dan penerang langit-bumi,†tuturnya.
Selain berharap semua bencana dan permasalahan potensi perpecahan yang terjadi akhir-akhir ini bisa reda, para ulama dan jamaah berdoa agar para pemimpin di negeri ini bisa membuat kebijakan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
â€Semoga mereka diberi kemudahan,†ujarnya.
Dalam maklumat PW NU Jatim, para kiai juga memberikan pesan khusus kepada para pemimpin bangsa.
Salah satunya adalah pesan agar pemimpin di negeri ini benar-benar amanah. â€Jangan korupsi.
Jangan bikin keputusan yang menyengsarakan dan merugikan,†ujar KH Anwar Iskandar. â€Hari ini (kemarin, Red) NU mengingatkan para pemimpin agar benar-benar berhati-hati dalam memegang amanah. Jangan menjadi pengkhianat,†tegasnya.
Dalam maklumat itu, NU juga meminta pemerintah benar-benar memperhatikan kondisi keadilan sosial yang terjadi saat ini. Sebab, tingkat disparitas di negeri ini makin terasa. (ris/c9/ca/hargo)
