Hargo.co.id MAKASSAR–Duel klasik PSM Makassar kontra Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (30/4) malam dimenangkan Juku Eja dengan skor tipis, 1-0. Sukses PSM permalukan Persija tidak lepas dari strategi menyimpan tenaga yang diterapkan Robert Rene Alberts.
Pelatih PSM Makassar itu ternyata memang menginstruksikan anak asuhnya menyimpan tenaga untuk babak kedua. Makanya pada paruh pertama permainan PSM nampak tidak seagresif babak kedua.
Pada pertandingan pekan ke-3 Gojek Traveloka Liga 1 itu, PSM permalukan Persija berkat gol tunggula Wiljan Pluim pada menit 79.
Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts mengatakan, sepanjang babak pertama ia menginstruksikan agar seluruh pemain tidak terlalu ngotot. Babak pertama, Persija Jakarta lebih banyak menguasai bola. Bahkan, PSM Makassar beberapa kali dipaksa bermain bertahan.
“Ini trik, karena banyak yang bilang babak kedua kita tidak bermain bagus, jadi hari ini kami balik,†kata Robert usai pertandingan, dilansir Pojoksulsel.com.
Meski demikian, Robert membantah jika PSM Makassar bermain bertahan di babak pertama.
“Kita tidak bertahan dibabak pertama, tapi pemain kurang bergerak makanya agak statis,†jelasnya.
PSM Makassar baru terlihat agresif menyerang di penghujung babak kedua. Setelah salah satu pemain Persija Jakarta, Sandi menerima kartu merah, PSM Makin banyak menciptakan peluang.
Setelah Sandi keluar, Wiljan Pluim makin leluasa bergerak. Sementara Tibo yang masuk menggantikan M Rahmat digeser ke posisi sayap. Reinaldo tetap dipasang sebagai targetman.
“Setelah mengamati permainan, saya dapat kelemahan mereka, dan terbukti Wiljan dapat kesempatan saat digeser ke kanan,†kata Robert.
Setelah melakukan Rotasi, lanjut Robert, Wiljan lebih banyak mendapat peluang. “Hampir saja Wiljan mencetak gol keduanya,†kata Robert. (hg/ps/fat/pojoksatu)
