Nelson Kembali Rombak Kabinet, Satu Diimport dari UNG

×

Nelson Kembali Rombak Kabinet, Satu Diimport dari UNG

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontlo Prof. DR. Nelson Pomalingo, M.pd

LIMBOTO Hargo.co.id – Penyegaran pejabat kembali bergulir di lingkup Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Sedikitnya 30 jabatan eselon II dan eselon III mengalami kocok ulang atau penyegaran.

Perombakan itu juga untuk mengisi lima jabatan struktural yang belum memiliki pejabat definitif. Pejabat yang mengisi posisi itu merupakan hasil seleksi terbuka yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Gorontalo.

Lewat perombakan kabinet itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dan Wakil Bupati Fadli Hasan itu, mempromosi enam pejabat yang sebelumnya mendukuki jabatan eselon III.

Contohnya Syamsul Baharuddin yang sebelumnya menjabat Sekertaris Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dilantik menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Demikian juga promosi diberikan kepada mantan Camat Limboto Barat Yudhi Abdulatif yang diangkat menjadi Kepala Bagian di Setda Kabupaten Gorontalo.

Selain memberikan promosi, Pemkab Gorontalo juga mengimport satu orang tenaga ahli dari Universitas Negeri Gorontalo yaitu mantan Kepala Lemlit UNG Zainal Abidin yang diangkat menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Gorontalo.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, mengatakan, perombakan kabinet pemerintahan merupakan hal yang biasa terjadi. Hal ini akan terus dilakukan mengikuti kebutuhan pemerintahan. “Ini ajang untuk meningkatkan karier pejabat, yang berprestasi akan kita promosikan,” janji Nelson Pomalingo.

Karenanya, Nelson meminta semua pejabat yang baru dilantik lansung action dalam melaksanakan tugasnya. Baik itu dalam memahami job deskripsi masing-masing, melakukan serah terima jabatan secepatnya hingga melakukan konsolidasi.

Dirinya meminta semangat kerja ASN terus dipacu demi memberikan pelayanan paripurna kepada masyarakat. “Saya yakin kalau kita solid apapun yang kita hadapi, tantangan dan harapan masyarakat kita bisa hadapi bersama. Ini menjadi wahana membangun Gorontalo,” tambahnya.

Setali tiga uang dengan Bupati, Wakil Bupati Fadli Hasan juga menegaskan pelantikan dan mutasi bukan merupakan hukuman. Tetapi bentuk penghargaan bagi pejabat-pejabat yang dinilai memiliki kinerja yang terbaik. Sehingga mampu mengembangkan kompotensinya lebih baik lagi. “Ini bukan sekedar keinginan dan suka atau tidak suka. Tetapi memang untuk memenuhi perangkat kerja di daerah,” tegas Wabup.

Dirinya berharap mereka yang baru dilantik benar-benar memahami tupoksinya dan bisa bekerja serta menghasilkan inovasi-inovasi untuk membangun Kabupaten Gorontalo Gemilang yang lebih baik lagi. (nat/hargo)