KOTA, hargo.co.id – Menghadapi bulan suci ramadhan, pemerintah Kota Gorontalo menginginkan seluruh masyarakat Kota Gorontalo akan melaksanakan ibadah suci ramadhan dengan khusu’ dan nyaman.
Dalam kaitan tersebut, pemerintah Kota Gorontalo bersama Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo telah duduk bersama guna mengatur jam operasi bagi rumah makan, café, serta bioskop yang ada di Kota Gorontalo.
Kepala Kesbangpol Kota Gorontalo Arifin Mohammad kepada wartawan menyampaikan hasil rapat Forkopimda Kota Gorontalo tersebut.
“Jadi, hasil rapat bersama antara Pemerintah dan Forkopimda Kota Gorontalo telah menetapkan bahwa, seluruh rumah makan, cafe dan atau warung kopi, diimbau untuk mulai buka pada pukul 15.00 Wita, hal ini dikecualikan untuk hotel berbintang yang ada di Kota Gorontalo, mengingat tidak semua tamu hotel beragama muslim,†ujar Arifin Mohammad.
Selain itu, himbauan pemerintah dan Forkopimda juga kata Arifin ikut ditujukan bagi bioskop XX1 Gorontalo.
“Untuk bioskop XX1, diimbau agar selama ramadhan tidak menayangkan film dengan action vulgar, dan bila perlu film film yang diputar selama ramadhan adalah film yang bernuansa religi. Demikian halnya dengan waktu penayangan diharapkan pula tidak mengganggu waktu buka puasa dan pelaksanaan terawih serta witir di bulan ramadhan,†ujarnya.
Sementara itu, hasil rapat bersama antara pemerintah dan Forkopimda Kota Gorontalo tersebut juga mengimbau agar seluruh hiburan malam yang ada di Kota Gorontalo untuk ditutup selama bulan ramadhan.
“Kalau untuk hiburan malam akan ditutup mulai jum’at malam, (malam ini, red),†lanjutnya.
Hasil keputusan rapat Forkopimda tersebut menurut Arifin ikut dikuatkan dengan edaran Walikota Gorontalo dengan himbauan yang sama.
“Pemerintah Kota Gorontalo juga mengimbau agar seluruh elemen di Kota Gorontalo tidak terprovokasi dengan isu dan belum jelas kebenarannya, dan terus menjaga keamanan, kedamaian, kenyamanan toleransi terutama saat menghadapi dan menjalankan ibadah suci ramadhan,†tandasnya. (gip/hargo)
