Gorontalo , Hargo.co.id – Setiap kali hujan, Kota Gorontalo selalu tergenang air. Kali ini makin parah, karena nyaris hampir semua ruas jalan di Kota Gorontalo digenangi air, terutama di jalan utama seperti di jalan Panjaitan.
Pantauan Gorontalo Post, sepanjang jalan Nani Wartabone, jalan Sudirman, seputaran pasar sentral dan beberapa ruas jalan lainnya digenangi air. Tak sedikit kendaraan seperti motor dan bentor mati mendadak digenangan air akibat kemasukan air. “Mesin saya kemasukan air pak. Jadi bentor saya mati. Kenalpot juga masuk air,†ujar enam orang pengemudi bentor yang bentornya mogok di jalan Nani Wartabone kemarin.
Syahrial Awaludin, salah seorang pengemudi sepeda motor ketika diwawancarai mengatakan, persoalan banjir atau genangan air di jalan ini perlu diseriusi oleh pemerintah kota. Bahkan ini harus dijadikan pekerjaan rumah (PR) bagi para calon kepala daerah yang nantinya akan memimpin Kota Gorontalo. “Ini harus segera diatasi.
Ini adalah pusat ibu kota, setiap kali hujan pasti tergenang air. Khawatirnya kalau hujan terus menerus, maka Kota Gorontalo bakal terendam. Ini yang kami harapkan bisa mendapatkan perhatian serius,†harapnya.
Senada juga diungkapkan Harahap Katili, wiraswasta. Menurutnya, dari tahun ke tahun sistem drainase di Kota Gorontalo seharusnya sudah lebih bagus, namun nyatanya masih saja menjadi permasalahan ketika hujan turun. “Jangankan di jalan utama, rumah saya (jalan Sam Ratulangi,red) setiap hujan pasti tenggelam. Mereka datang cuma janji-janji saja, tidak ada realisasi. Yang dibikin bagus hanya di Dungingi sana saja,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Gorontalo, Muchtar Arsyad, mengatakan, pihaknya sudah melapor persoalan itu ke Walikota Gorontalo dan Sekda Kota Gorontalo. Dari hasil peninjauan langsung di lapangan bahwa saluran di sepanjang jalan, terutama jalan Panjaitan tersumbat.
Solusi yang dilakukan adalah harus membongkar saluran tersebut dan dibersihkan sampahnya. “Memang setiap hujan turun, pasti dikawasan ini selalu tergenang. Saya sudah melakukan survei tadi di beberapa titik. Secepatnya kami akan membuka penutup saluran pada titik tertentu dari hasil monitoring yang saya sudah lakukan sore tadi,” ucapnya.
Muchtar berharap dengan kejadian ini masyara
kat Kota Gorontalo agar tidak sembarangan membuang sampah. “Saya mengimbau agar masyarakat menyiapkan pembuangan air dan limbah di masing-masing rumah. Serta buanglah sampah pada tempatnya. Sebab inilah yang terjadi ketika sampah masuk ke dalam saluran, airnya bisa tersumbat dan akan merembes ke jalan,” tandasnya.(kif/ndi)


