IAIN Sultan Amai Berbenah Menuju UIN

×

IAIN Sultan Amai Berbenah Menuju UIN

Share this article
REKTOR IAIN Sultan Amai Gorontalo Lahaji Haedar (kanan) bersama jajaran saat berkunjung ke Graha Pena Gorontalo, Selasa (16/1).

GORONTALO, Hargo.co.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo terus bertekad dan menaruh optimisme untuk menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Berbagai kesiapan dan langkah dilakukan untuk memenuhi sarat alih status tersebut.

Mulai pembenahan infrastruktur, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga akreditasi lembaga.
Tekad menjadi UIN dan berbagai kesiapan itu diutarakan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr.Lahaji Haedar,MAg di sela-sela kunjungan ke Graha Pena Gorontalo, Selasa (16/1).

Menurut Lahaji Haedar, pihaknya terus berupaya dan melaksanakan rencana strategis dalam rangka mewujudkan IAIN Sultan Amai menjagi UIN Sultan Amai Gorontalo. Salah satu rencana strategis tersebut adalah pegembangan kerjasama dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran baik di tingkat fakultas maupun program studi (Prodi).
“Termasuk kita juga akan menggenjot kerjasama luar negeri,” ujar Lahaji Haedar.

Sejalan hal itu, pria yang pernah menjabat Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Sultan Amai Gorontalo itu menjelaskan, keilmuan yang ada di IAIN Sultan Amai Gorontalo turut diperluas. Contohnya, untuk Sarjana Hukum. Sebelumnya, alumni Sarjana Hukum bertitel Sarjana Hukum Islam (S.HI). “Nah saat ini untuk Sarjana Hukum sudah S.H,” kata Dr.Lahaji.

Menariknya dari sisi keilmuan, IAIN Sultan Amai Gorontalo memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan perguruan tinggi lainnya. Yaitu perpaduan antara ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu umum.“Jadi di IAIN Sultan Amai Gorontalo kita kolaborasikan antara ilmu agama dan ilmu umum.

Sehingga para alumni IAIN Sultan Amai Gorontalo bisa berkecimpung di berbagai lini,” tutur Rektor yang berhasil memajukan Fakultas Syariah kala menjabat Dekan Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Demikian pula halnya akreditasi lembaga. Menurut Dr.Lahaji, upaya peningkatan akreditasi program studi terus dilakukan. Program-program studi yang berakreditasi C didorong menjadi B. Begitu pula yang berakreditasi B didorong menjadi akreditas A.

“Termasuk pula akreditasi institusi dari B menjadi A yang diharapkan bisa terwujud pada 2019-2020. Karena itu merupakan sumbangsih terbesar untuk alih status dari IAIN menjadi UIN. Termasuk meningkatan SDM khususnya tenaga dosen untuk yang S2 menjadi S3,” urai Dr.Lahaji.

Sebelumnya, Direktur Utama Gorontalo Post Moh.Sirham mengapresiasi tekad dan langkah IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN. Sebab, langkah tersebut ikut mendorong kemajuan daerah.

“Sektor pendidikan memberikan kontribusi penting terhadap kemajuan daerah. Ketika pendidikan itu maju, maka progres kemajuan daerah itu akan sangat cepat,” ujar Moh.Sirham.(san/hg)