KOTA, Hargo.co.id – Jasa sol sepatu mungkin dianggap sebelah mata bagi sebagian orang. Pemikiran itu jelas keliru. Pasalnya, perputaran jasa sol sepatu di kompleks Pasar Sentral Kota Gorontalo cukup besar. Dalam sebulan, masing-masing mereka bisa meraup omzet hingga Rp 3 Juta.
Eman Kuato (45) warga Kelurahan Heledulaa, Kota Timur ini mengaku sudah puluhan tahun menekuni jasa sol sepatu.
Bahkan dari ikhtiarnya, dia sudah berhasil membangun rumah dan menghidupi istri dan kedua anaknya, “Saya belajar dari kaka ipar teknik menjahit sepatu dengan benar. Lama-lama kemudian saya paham dan membuka usaha sendiri di pasar Sentral ini,” jelas Eman.
Menurutnya, dari dulu hingga sekarang jasa sol sepatu tidak akan ada habisnya dan sudah merupakan sebuah kebutuhan. Olehnya, pendapatannya relatif terjaga.
“Tarifnya Rp 15 Ribu per pasang sepatu. Kalau sendal Rp 10 Ribu per pasang. Rata-rata per hari saya bisa dapat Rp 100 Ribu. Jadi, kalau sebulan bisa dapat Rp 3 Juta,” jelas Eman.
Senada, Iwan, tukang sol sepatu lainnya berujar, modal untuk bahan baku sol sepatu hanya berupa alat jahit, lem, benang dan gunting. Sedangkan benang yang digunakan berupa benang senar dan benang pukat atau benang warna.
Semuanya hanya berkisar Rp 100 Ribu saja, “Setiap hari bisa lebih dari 10 orang yang datang ke sini. Satu pasang bisa selesai 15 menit saja,” katanya.
Iwan juga bisa mendapatkan omzet dari Rp 2 Juta hingga Rp 3 Juta dalam sebulan. “Ini sudah sangat membantu mencukupi kebutuhan keluarganya, namun tidak bisa pungkiri juga jika suatu saat ketika tangan saya sudah tidak mampu lagi menjalani profesi ini bisa di teruskan oleh orang-orang yang memiliki kemauan untuk bekerja seperti ini.
Sebab profesi ini bisa mendatangkan omzet yang lumayan tanpa harus mengangkat beban dan hanya modal sangat sedikit,” katanya.(tr-59/hg)
