GORONTALO, Hargo.co.id – Kandidat pelaksana tugas (Plt) Bupati kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) sudah mengerucut pada tiga nama. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie lebih memilih Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Perdagangan (Kumperindag) Mohamad Nadjamudin yang akrab dengan sapaan Oyo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Haris Haju, serta Asisten Bidang Pemerintahan Weny Liputo.
Nama ketiga birokrat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo itu, telah itu diusulkan Gubernur Rusli Habibie ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Kamis (1/2) pekan lalu, sebagai kandidat Plt Bupati Gorut.
Hal itu diakui Kepala Bidang Kepegawaian (BKD) Provinsi Gorontalo Ridwan Yasin, Senin (5/2). Ridwan yang kini masih merangkap Kepala Biro Hukum Setda Provinsi itu mengatakan, pengusulan tiga nama kandidat Plt Bupati itu telah melalui kajian dan persetujuan Gubernur.
“Sudah kami usulkan pekan lalu,” ujar Ridwan Yasin.Calon Plt Bupati Gorut yang diusulkan Pemprov, sama sekali tidak mengakomodir pejabat Pemprov yang berasal dari Gorut.
Padahal sebelumnya, sejumlah nama pejabat Pemprov asal Gorut sempat mencuat. Misalnya, Ridwan Yasin, Risjon Sunge yang kini menjabat Kadis Sosial Provinsi, Slamet Bakri yang kini menjabat Kadis PMD-Dukcapil, Adrian Lahay (mantan Kaban Kesbangpol), serta Asri Wahyuni Banteng.
Dari nama-nama itu, terinformasi mengerucut tiga nama, yakni Ridwan Yasin, Risjon Sunge dan Slamet Bakri. Soal kapasitas, para putra Gorut itu tak diragukan lagi, mereka banyak pengalaman di pemerintahan. Namun, menjelang pengusulan ke Kemendagri, Gubernur Rusli Habibie punya pertimbangan lain.
Mantan Bupati Gorut itu lebih memilih pejabat luar Gorut untuk ditempatkan sebagai Plt Bupati Gorut. “Memang ini jadi permintaan Pak Gubernur. Beliau tidak mau Plt Bupati punya ikatan emosional dengan calon yang bertarung di Pilkada Gorut. Pak Gubernur mau Plt adalah sosok yang benar-benar netral. Makanya yang diambil bukan dari Gorut,”ujar Ridwan Yasin.
Terpisah kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Gorontalo Mitran Tuna mengatakan, proses pengusulan ke Kemendagri sudah dilakukan pekan lalu. “Setelah kami terima dari Bapperjakat, itu langsung diantar ke Kemendagri.
Kita tunggu prosesnya. Karena memang seperti diketahui saat ini ada 117 Pilkada, berarti ada sejumlah itu juga Plt kepala daerah yang sedang disiapkan Kemendagri,”ujar Mitran Tuna.
Mantan kepala kepegawaian daerah Kabupaten Bolaang Mongondow itu tidak merinci nama-nama yang diusulkan ke Kemendagri. “Itu kewenangan Bapperjakat. Kami terima hasilnya, tiga nama yang ada itu yang kami bawa ke Kemendagri,”tandasnya, kemarin.
Kabarnya, keputusan penunjukkan Plt Bupati Gorut akan dikeluarkan oleh Mendagri sebelum penetapan pasangan calon kepala daerah pada 12 Februari mendatang. “Paling lambat sehari menjelang penetapan pasangan calon, sudah ada keputusan Mendagri,”tambah Ridwan Yasin.
Dari tiga nama calon yang telah diusulkan oleh pemerintah provinsi, Weny Liputo punya nilai tambah tersendiri. Karena telah berpengalaman menjadi penjabat kepala daerah. Dia pernah setahun menduduki kursi Walikota Gorontalo (2013-2014).
Sementara dua calon lain yaitu Mohammad Nadjamudin dan Haris Hadju sama sekali belum pernah memegang jabatan penjabat kepala daerah. Hanya saja siapa yang akan ditetapkan, semua menjadi kewenangan Kemendagri. (rmb/tro/hg)
