GORONTALO, Hargo.co.id – Kakek Dino Hasan (80) akhirnya dikebumikan, kemarin, Rabu (14/2), setelah ditemukan tak bernyawa di areal perkebunan Desa Tridarma, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, sehari sebelumnya. Peristiwa penemuan jasad Dino Hasan ini sempat menghebohkan warga setempat.
Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, awalnya Dino Hasan, meminta izin kepada anaknya, Iyon Hasan (20), untuk membeli ikan dan sayur di pasar yang berada di jalan Trans Pulubala, pada pukul 08.00 Wita, Selasa (13/2). Sebelumnya, Dino Hasan sudah beberapa kali melakukan operasi akibat penyakit prostat yang dideritanya.
Saat hendak ke pasar, sang anak, Iyon Hasan, sempat melarang keras ayahnya, mengingat kondisinya belum sehat betul.
Tanpa merespon larangan sang anak, Dino Hasan dengan percaya diri pun memaksa pergi ke pasar tersebut dengan berjalan kaki, yang jaraknya berkisar 2 Kilometer. Semangatnya hanya satu, tentu saja untuk menafkahi keluarga.
Selang beberapa jam menunggu, keluarga Dino Hasan mulai gusar karena sang ayah belum juga pulang ke rumah. Mereka pun memutuskan untuk mencari pria baya ini.
Sekitar pukul 16.00 Wita, seorang warga Suharto Ibrahim (60), menemukan sebuah jasad dalam keadaan telengkup dan tangannya memegang sebuah tas yang berisikan ikan dan sayuran.
Setelah heboh, barulah jasad tersebut diketahui adalah Dino Hasan yang sempat dicari-cari keluarganya. Jasad Dino Hasan pun langsung dievakuasi ke rumahnya. Kemudian dimakamkan kemarin.
Kapolsek Pulubala, Ipda Yudi Setiawan membenarkan kejadian tersebut dan saat kejadian anggotanya langsung menuju ke TKP. “Tidak ada indikasi lain, memang korban sudah sakit-sakitan,” ungkap Yudi.
Yudi menambahkan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi.(TR-58/hg)
