Penumpang Pesawat Dilarang Bawa Power Bank

×

Penumpang Pesawat Dilarang Bawa Power Bank

Share this article
Ilustrasi

GORONTALO, Hargo.co.id – Suka bepergian dengan pesawat dan membawa pengisi baterai ponsel (Power Bank)? Jika ya, sebaiknya perhatikan secara seksama kapasitas power bank yang dimiliki. Power bank yang berkapasitas di atas 100 wh atau setara 27.00 mAh tak diperkenankan dibawa dalam penerbangan pesawat.

Sementara itu, batasan voltase 3.5 V–3.85 V.  Daya 100 Wh–160 Wh masih dimungkinkan dibawa masuk kabin. Namun harus ada persetujuan maskapai.

Larangan itu dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI. Larangan itu telah disebarluaskan ke seluruh bandara di Indonesia, tak terkecuali Bandara Djalaluddin Gorontalo.

Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo Power AS. Sihaloho mengatakan, pihaknya sudah menerima Surat Edaran Nomor: 55 / SP/ KJSH/ III/2018 terkait larangan membawa power bank berkapasitas besar.

Edaran tersebut diterima dua hari yang lalu dan telah diberlakukan untuk setiap penumpang pesawat yang terbang dari Bandara Djalaluddin Gorontalo.
“Ketentuan tersebut bukan saja untuk penerbangan domestik, tapi berlaku secara internasional,” terang Power.

Power menjelaskan, peraturan ini muncul sebagai upaya protektif untuk keselamatan penerbangan di Indonesia.

Pasalnya, baru-baru ini terjadi insiden ledakan power bank di salah satu pesawat milik maskapai penerbangan di China saat pesawat tersebut sedang mengudara. Power Bank itu meledak
di dalam tas jinjing milik penumpang pesawat yang diletakkannya di hatrack pesawat. “Jadi upaya kita melarang ini berkaitan dengan potensi risiko bahaya ledakan power bank di atas pesawat,” jelasnya.

Meski begitu lanjut Power dengan mengacu pada surat edaran, boleh-boleh saja penumpang pesawat membawa Power Bank. Namun, punya syaratnya.

Dia menyebutkan syarat itu antara lain power bank yang di bawa tidak terhubung dengan perangkat elektronik dan dayanya tidak lebih dari 100 Wh.

“Di Bandara Djalaluddin syarat-syarat ini kita umumkan agar diketahui oleh penumpang, tapi yang lebih kita tekankan agar penumpang tidak membawa power bank. Selain mengumumkan, kita juga ikut memeriksanya,” imbuh dia.

Power mengharapkan, agar ketentuan ini dapat dimengerti dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat Gorontalo. Semua ini dilakukan demi keselamatan penerbangan. (and/hg)