Hargo.co.id – Terlepas dari gejolak yang terus mengepung perusahaannya, Mark Zuckerberg bersikeras bahwa dirinya masih berhak memimpin Facebook. Zuckerberg mengatakan, ketika membuat sesuatu yang belum pernah ada di dunia sebelumnya seperti F ebook pasti akan ada beberapa hal yang mengganggu.
“Hal yang saya pikirkan adalah orang-orang seharusnya meminta pertanggungjawaban kami sehingga dapat belajar dari kesalahan kami,” katanya seperti dilansir BBC, Kamis, (5/4).
Selain menjadi kepala eksekutif Facebook, Zuckerberg juga menjadi ketua dewan perusahaan. Semenjak gonjang-ganjing yang melibatkan Facebook pada kasus pemalsuan identitas pemilihan presiden Amerika Serikat tahun lalu, sempat membuat pertanyaan mengenai masa kepemimpinannya.
![]()
Facebook, media sosial yang mendunia dan penuh kontroversi (Reuters)
Namun, laporan terbaru mengenai pengumpulan data yang tidak benar serta isu-isu propaganda yang bergulir akhir-akhir ini mendorong sikap beberapa orang yang kemudian mempertanyakan kemampuan Zuckerberg memimpin Facebook.
Kepala Dana Pensiun New York City, Scott Stringer mengatakan, Zuckerberg harus mundur. Dana tersebut memiliki sekitar USD 1 miliar dari jaringan sosial. Facebook juga memiliki dua miliar pengguna.
“Mereka berada di perairan yang belum dipetakan, mereka juga belum menyesuaikan diri dengan cara yang membuat orang merasa aman menggunakan Facebook dengan data mereka sendiri,” ujar Stringer.
Ia meminta Zuckerberg untuk mundur dan membiarkan Facebook memulai babak keduanya dalam meningkatkan reputasi.
(ina/iml/trz/JPC/hg)
