Hargo.co.id – Banyak dari para orang tua belum mengerti bagaimana menyeduh susu yang tepat untuk anak-anaknya. Masih banyak yang hanya mengikuti petunjuk dari dalam kardus atau kaleng susu.
Padahal, jika sampai salah menyeduh susu mampu membuat nutrisi anak tidak terpenuhi. Penyebabnya, kandungan nutrisi dalam susu bisa hilang akibat salah menyeduh.
Menurut pakar nutrisi Sari Sunda Bulan AMG, pertama takaran untuk menyeduh susu itu harus tepat. Jangan sampai berlebihan apalagi kurang.
“Sebaiknya, pakai takaran tiga sendok makan. Kalau kurang dari itu, nutrisi anak nggak terpenuhi. Kalau berlebihan, nanti nutrisinya juga berlebihan,” ujarnya dalam acara Nestle Dancow Excelnutri+ dan Explore The World di Mall Taman Anggrek, Jakarta.
Sari menambahkan, menyeduh susu jangan menggunakan air panas. Sebab, vitamin B dan C, serta bakteri yang baik tidak tahan panas.
“Jadi, kalau pakai air panas maka vitamin dan bakteri baiknya akan hilang. Sebaiknya gunakan air hangat untuk menyeduh (susu),” sambungnya.
Lalu, untuk mengaduk susu sebaiknya memakai sendok yang kering. “Kalau memakai sendok basah maka akan menghilangkan protein yang terkandung dalam susu,” katanya.
Nah, para orang tua jangan lupa untuk menaruh susu di tempat yang lembab. Sebab, susu tidak bisa kena cahaya dan udara. “Nanti vitaminnya bisa rusak,” ucap Sari.
Dia menuturkan, jika membeli susu yang masih dibungkus aluminium dan kardus sebaiknya tetap disimpan dalam kemasan. “Susu hanya perlu disimpan dalam kemasan alumunium lalu diikat karet saja. Ini lebih baik ketimbang ditaruh di toples,” tandasnya.
Terakhir, Sari menjelaskan, agar si anak terpenuhi nutrisinya sebaiknya berikan susu dua kali sehari. “Terserah, waktunya. Pagi-malam bisa, siang-sore bisa. Seenaknya saja, yang penting dua kali sehari,” pungkasnya. (rka/JPG/hargo)
