Selfie di Sungai, Pengunjung Lombongo Nyaris Hanyut

×

Selfie di Sungai, Pengunjung Lombongo Nyaris Hanyut

Share this article
BAHAYA - Soerang pengunjung terperangkap di tengah sungai ketika hendal selfie. Banjir bandang tiba-tiba menerjang. Beruntung sejumlah warga berhasil mengevakuasinya. (screenshoot/facebook)

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang remaja pengunjung tempat wisata pemandian air panas Lombongo, Kabupaten Bone Bolango nyaris hanyut terbawa arus sungai, Ahad (24/6). Bukan karena sendang mandi di sungai, tapi malah asyik selfie dan tiba-tiba banjir datang.

Remaja perempuan yang mengenakan kaos merah muda nekat ke tengah sungai di Lombongo. Di tengah sungai memang ada batu besar yang menjulang. Remaja bernama Sherina Anastasya, warga Kota Gorontalo itu ingin berselfie (swa foto) dengan berdiri di batu itu. Ia mengatakan, pemandanganya sangat bagus, jika berdiri dari atas batu itu.

“Torang itu cuma suka mo balia depe pemandangan di situ, karena rupa dingin-dingin, baru torang ada ba foto,”kata Sherina Anastasya dalam penjelasnya pada grup facebook portal Gorontalo, kemarin.

Kondisi sungai ketika itu tidak deras, airnya sangat dangkal sehingga bisa untuk dilalui. Celakanya ketika hendak balik ke darat usai puas ber selfie ria. Air sungai tiba-tiba naik, air sungai yang awalnya jernih langsung berubaha jadi coklat pekat.

“Pas torang somo bale, ana (saya) lia kasana depe air so pe deras deng ana pe taman 2 orang cewek cowok so anyor duluan,” katanya.

Ketika itu, yang berdiri di batu besar itu memang ada mereka bertiga. Dua temanya nekat menyebrang kendati air sungai deras. Tersisa ia sendiri di tengah sungai itu. Ia tak bisa berkutik selain meminta tolong. Ia nampak ketakutan, dan tak berani menyebrang sungai.

Warga yang ada kemudian berusaha menolong, beberapa pria terlihat mengambil bambu yang dijadikan pegangan untuk menolongnya. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis. Ia berusaha menjulurkan tanganya ke arah seorang pria yang hendak menolong. Begitu berhasil menggapai tangan, ia kemudian ditarik ke darat. Warga lainya mengabadikan momen itu melalui vidoe.

“Korban selfie,” kata beberapa warga dalam video yang belakangan menyebar melalui media sosial.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bone Bolango Adznan Nadjamudin mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan melakukan foto selfie di Sungai Lombongo.

“Supaya menjadi pembelajaran bagi pengunjung yang suka selfie pada saat cuaca tidak baik. Kadang sungai kecil di lombongo itu meluap tanpa kita ketahui,” jelas Aznan.

Di lokasi itu memang tidak terpasang papan peringatan dari pengelola tempat wisata, terkait tempat-tempat yang rawan dan berbahaya. Kadis Adzanan Nadjamudin baru akan memasangnya setelah kejadian itu.

“Insya Allah akan segera kita pasang papan pengumuman untuk hati-hati mandi dan selfie di sungai jika musim hujan,” pungkasnya.(csr/hg)