Opa 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dapur 

×

Opa 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dapur 

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Hargo.co.id, GORONTALO – Warga Desa Huntu Utara, Kecamatan Bulango Selatan, kabupaten Bonebol digegerakan dengan ditemukanya sosok mayat lelaki tua di rumahnya sendiri, Senin (24/7). Diduga, meninggalnya opa yang belakangan diketahui bernama Yusuf Dali itu akibat terkena serangan jantung.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, ditemukannya mayat Ka Dau sapaan akrab korban sebelumnya oleh salah seorang tetangganya yakni Kasim Salihi (66). Dari keterangan Kasim Salihi, saat itu ia hendak melintasi kediaman Ka Dau sekitar pukul 20.30 wita. Dengan kondisi kediaman Ka Dau yang gelap gulita membuat penasaran Kasim untuk mengecek keberadaan Ka Dau di dalam kediamanya.

Pasalnya Ka Dau diketahui tinggal sebatang kara di dalam gubuk pitate yang berukuran 5 x 6 meter. Ka Dau merupakan seorang duda yang ditinggal mati istrinya.

Sementara ke dua anaknya sudah berkeluarga di daerah Luwuk, Sulawesi Tengah (Sulteng). Singakat cerita, saat Kasim hendak masuk ke dalam gubuk tersebut. Ia mendapati Ka Dau dengan kondisi tubuhnya terbujur kaku dalam posisi duduk di sudut dapur miliknya.

Saat dilihat dari dekat, ternyata Ka Dau sudah tak bernyawa. Hal itu sontak membuat Kasim berlari keluar rumah untuk memberitahukan kondisi ka Dau kepada warga setempat. Warga yang dibantu kepolisian setempat pun langsung melarikan Ka Dau ke Rs Toto, Kabila untuk divisum.

Sesaat kemudian, keluarga ka Dau pu langsung meminta jenazahnya dipulangkan ke kediaman korban untuk dimakamkan. Dari keterangan anggota keluarganya yakni Thaib Saleh yang juga merupakan dokter yang bertugas di Dikes Bonebol mengatakan, korban sebelumnya memang didiagnosa mempunyai riwayat sakit jantung.

“Ka Dau sebelumnya pernah di rawat intersnsip di ICU RS Toto pada April 2018 lantaran penyakit jantung yang dideritanya. Saat ini pun Ka Dau merupakan pasien rawat jalan oleh dokter ahli jantung RS. Toto,” singkat dr. Thaib.

Terpisah, Kapolres Bone Bolango, AKBP. Robin Lumban Raja melalui Kasat Reskrim, Iptu. La Ode Arwansyah mengatakan, saat dilakukanya olah TKP di lokasi, pihaknya menduga Kakek yang diketahui berprofesi sebagai petani itu meninggal lantaran penyakit jantung yang dideritanya kambuh.

“Dari pengumpulan bukti – bukti di lapangan, kami tak menemukan kejanggalan. Korban diduga meninggal dunia karena sakit jantung yang tengah dideritanya saat ini,” pungkas Iptu. La Ode (mg03/gp/hg)