Antraks Makin Beringas, Daerah Belum Miliki Alat Pendeteksi Bakteri Anthrax.

×

Antraks Makin Beringas, Daerah Belum Miliki Alat Pendeteksi Bakteri Anthrax.

Share this article
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo,Roni Sampir. (foto Roy Gobel/Hargo)

Hargo.co.id GORONTALO – Penyebaran Wabah antraks di Kabupaten Gorontalo rupanya masih terus berlanjut, meskipun pihak terkait telah melakukan berbagai penangan , namun penyebaran virus antraks justeru kian meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir, kepada wartawan menjelaskan, sejak wabah Anthrax pertama kali ditemukan di Kabupaten GoroIustrasi Anthrax 2ntalo pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi berupa memberikan pelayanan kesehatan dengan membuka posko kesehatan di wilayah yang mengalami dampak bakteri anthrax.

Selain itu penyuluhan kepada masyarakat juga menjadi salah satu langkah antisipasi, agar masyarakat bisa menghindari kontak langsung dengan hewan yang tertular antrhax, dan diharapkan tidak mengkonsumsi daging hewan yang tertular bakteri anthrax.

Roni Menambahkan berdasarkan survey Epidemologi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Tim terpadu Dinas Peternakan Kabupaten Gorontalo, hingga saat ini tercatat sudah ada 153 orang yang telah mengkonsumsi daging ternak yang terjangkit Anthrax, dan tiga diantaranya saat ini masih menjalani perawatan di RSAS.

“Kami melakukan penyelidikan Epidemiologi yang diduga telah menkonsumsi daging dari ternak terjangkit antraks
pada 152 orang, dan empat orang saat ini sudah dirawat di RSAS” terangnya.

Meski demikian lanjut Roni, untuk kepastian positif tidaknya Anthrax pada warga tersebut, pihak Dinas Kesehatan belum bisa memastikannya. Pasalnya, serum dari empat warga tersebut baru saja di kirim ke laboratorium kementrian kesehatan untuk di teliti.

“Di Gorontalo belum memiliki alat untuk mendeteksi Bakteri Anthax ini, sehingga serum dari empat pasien itu baru saja kita kirim ke laboratorium Kementrian Kesehatan, Kita tunggu saja hasilnya seperti apa.”tandas Roni

Roni berharap masyarakat tetap tenang dengan kondisi sekarang ini, yang terutama tetap waspada pada penyebaran Anthrax ini, serta tetap patuh pada anjuran disampaikan oleh Dinas Kesehatan maupun dinas Peternakan.(rv/Hargo)