Ayo Dukung Artika Fastinal Rustam, Finalis Puteri Indonesia Asal Gorontalo

×

Ayo Dukung Artika Fastinal Rustam, Finalis Puteri Indonesia Asal Gorontalo

Share this article
Artika Fastinal Rustam

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 39 finalis dari 34 provinsi di Indonesia akan memprebutkan mahkota Puteri Indonesia 2019. Seluruh finalis kini tengah menjalani masa karantina jelang malam puncak yang akan berlangsung pada Jumat 8 Maret nanti di Jakarta.

Artika Fastinal Rustam, menjadi perwakilan Provinsi Gorontalo pada ajang kecantikan bergengsi itu. Mewakili tanah kelahiran jadi kebanggan tersendiri bagi Artika. Karena itu, perempuan yang memiliki sejumlah bakat di bidang seni ini berusaha untuk menampilkan dan memberikan yang terbaik bagi daerah Serambi Madinah ini.

Perempuan kelahiran Gorontalo 5 April 1995 tersebut memanfaatkan kesempatan menjadi finalis Puteri Indonesia untuk mempromosikan sejumlah potensi yang dimiliki Gorontalo. Mulai dari kain karawo hingga destinasi wisata daerah ini yang begitu melimpah.

Seperti pada malam seni dan budaya yang digelar Senin (04/03/2019) lalu, Artika dengan cantiknya menampilkan bakatnya bermain piano, fashion show dengan gaun motif karawo by Tethuna dan kostum tradisional bertema The Heart ff Hulonthalo.

Ia sengaja menggunakan kostum tradisional yang membentuk seperti hati, karena terinspirasi dari keanekaragaman hayati yang tinggi, tradisi yang lestari di Gorontalo. Menurutnya Gorontalo pantas menjadi jantung hati Sulawesi.

“Dengan pariwisata Gorontalo yang terus berkembang apalagi dirilisnya brand pariwisata Gorontalo The Heart of Celebes. Ini yang akan aku kenalkan bahwa Gorontalo memiliki kekayaan alam dan pariwisatanya,” ujarnya saat diwawancarai Hargo.co.id (Harian Gorontalo Post Grup) beberapa waktu lalu di Menara Pakaya, Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Tak hanya itu, Artika yang bekerja sebagai staf ahli di DPR- RI Komisi IX fokus di Bidang Ketenagakerjaan dan Kesehatan juga berkeinginan untuk bisa menyuarakan aspirasi perempuan. Artika ingin agar setiap perempuan mendapat keadilan dan kesejajaran.

“Banyak sekali komplen dari wanita-wanita Indonesia terutama masalah ketenagakerjaan, banyak sekali yang tidak mendapatkan kesetaraan gender. Di situ saya terdorong dan termotivasi untuk bisa lebih menyuarakkan suara saya agar lebih di dengar, salah satunya dengan cara mengikuti Puteri Indonesia. Suara saya akan semakin didengar karena saya menjadi suatu icon atau ibarat ambasador dari Indonesia,” jelasnya.

Jika terpilih nanti sebagai Puteri Indonesia 2019, perempuan yang merupakan lulusan S1 Fakultas Ekonomi dari Binus University ini mengaku, hal lain yang ingin dilakukannya yakni membangun rumah pangan.

“Jadi rumah pangan itu penting, 40-60 persen penghasilan Indonesia itu dari kebutuhan rumah tangga. Seperti makanan atau bahan pokok dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.

Olehnya, Artika meminta doa dan dukungan masyarakat Gorontalo salah satunya yakni dengan melakukan voting dengan cara mengunjungi aplikasi lazada di Mustika Ratu Flaghsip dengan memasukan kode unik PIGORONTALO.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gorontalo, Nancy Lahay mengungkapkan pemerintah Gorontalo tentu mendukung sekali dengan adanya keterwakilan Gorontalo di ajang Puteri Indonesia.

“Apalagi yang mewakili betul asli kelahiran Gorontalo, walau memang campuran tentu kita sangat mendukung. Kita selalu berharap agar puteri-puteri itu walau tidak juara tapi bagaimana bisa membawa nama Gorontalo yang secara utuh, terutama dengan wisata Gorontalo ini,” ujarnya.(gp/hg)