Hargo.co.id, GORONTALO – Musibah kebakaran rumah kembali terjadi, kemarin sore (7/3). Kali ini melanda rumah Ibrahim Ismail (57) warga di Dusun l, Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Menyusul insiden tersebut, seisi rumah Ibrahim ludes dilahap sijago merah.
Informasi yang dirangkum media ini, kejadian ini bermula Yulin Husain (52), istri Ibrahim sedang memasak air di dapur menggunakan tungku. Saat sedang memasak, Yulin tiba-tiba berangkat keluar sebentar mininggalkan tungku yang sedang menyala itu.
Hanya hitungan menit, tiba-tiba saja api membesar hingga merayap ke bangunan rumah. Yulin pun terkejut dan ketakutan sekemblianya dia ke tempat itu. Sijago merah sudah sulit dikendalikan.
“Saya segera berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar. Namun usaha warga untuk memadamkan api tidak berhasil. Api terus merayap,” ujar Yulin.
Selang setelah, informasi kebakaran pun tiba di kantor BPBD Kabupaten Gorontalo. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD pun langsung diterjunkan. Api akhirnya berhasil dikuasai. Meskipun begitu seisi rumah Ibrahim dan Yulin sudah habis terbakar.
Plh. Kepala UPTB Damkar BPBD Kabupaten Gorontalo Riman Ismail mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari Kepala Desa Pentadio Barat Mahyudin Malopo, mendapatkan informasi tersebut petugas dengan 3 unit mobil damkar serta satu unit damkar dari Provinsi bergerak meunuju lokasi dan berupaya memadamkan api yang memang sudah membesar.
“Api memang sudah membesar dan sudah melumat seluruh isi rumah dan sekitar tiga jam kami berupaya maksimal memadamkan api tersebut,†ungkap Riman.
Dikatakan Riman dari hasil investigasi penyebab pastinya memang belum diketahui tetapi indikasi adanya kelalain pemilik rumah kurang mengawasi saat melakukan aktivitas memasak.
Memang tak ada kerugian jiwa tetapi kerugian material ditaksir sekitar ratusan juta yang terdiri dari satu unit bangunan rumah, 3 buah motor, 2 televisi 1 buah kulkas, 6 buah lemari pakaian, perhiasan emas, uang Rp 10 juta, sertifikat rumah, 1 unit sound sistem, SK pensiun serta ijazah sekolah. (wie/hg)
