Tampil Sederhana, Dukungan ke Wahyu Moridu Mengakar 

×

Tampil Sederhana, Dukungan ke Wahyu Moridu Mengakar 

Share this article

Hargo.co.id, GORONTALO – Nama Wahyudin Moridu belakangan makin meramaikan panggung politik jelang Pemilu 2019 untuk DPRD Kabupaten Boalemo periode 2019-2024.

Putra sulung Bupati Boalemo H. Darwis Moridu bersama Ketua PKK Hj. Rensi Makuta SE.MAk ini nyatanya banyak menuai dukungan hingga mengakar ke pelosok desa dan dusun di Daerah Pemilihan (Dapil) Tilamuta cs. Beragam dukungan tersebut turut menghiasi beranda media sosial
miliknya dengan berbagai cuitan bentuk kecintaan publik.

Seperti halnya pemilik akun bernama Noval. Di mana, ditulis Noval bahwa keberadaan Wayhudin Moridu yang hidup dalam keluarga berkecukupan tak menjadi penghalang bersosialisasi dengan masyarakat luas.

Bahkan kelebihan dimiliki keluarganya justru di manfaatkan lebih dekat dan berbagi orang banyak. Bahkan, Wahyu kerap tampil akrab semua kalangan dengan penampilan amat sederhana. Bahkan kebiasaannya untuk
menghilangkan sekat dengan masyarakat luas.

“Seperti kata pepatah ‘Buah Jatuh tak Jauh dari Pohonnya’,” tulis Noval diberanda Facebook.

Pepatah ini melihat kebiasaan Wahyu, tak jauh berbeda kedua Orang Tuanya. Meski dari latar belakang pengusaha besar dan kini jabatan seorang Bupati, tak membuat kesederhanaan Darwis Moridu dan keluarganya berubah. Kebiasaan itu tentunya punya alasan.

Darwis Moridu sebelum menjadi pengusaha sukses dan bahkan sukseks menjabat Bupati Boalemo saat ini, berasal dari Petani Jagung biasa. Hidup kesederhanaan inilah diajarkan kepada anak-anaknya.

Lebih khusus kepada Wahyu, putra dari tiga bersaudara kelahiran 11 November 1995 yang ikut digembleng khusus sejak usia 5 tahun oleh sang ayah. Walhasil kesederhanaan, kedisiplin, kerja keras, ikhlas serta tak mudah menyerah diajarkan seakan menjadi modal utama Wahyu meniti masa depan saat ini.

Tak heran diusianya baru menginjak 23 tahun, Wahyu telah banyak berkecimpung urusan strategis. Bahkan ia di berikan amanah memimpin beberapa organisasi di daerah.

Kini Wahyu ikut Pileg 2019 dengan niat ingin menyempurnakan pengabdian pada tanah kelahirannya dan membidik Kursi DPRD Kabupaten Boalemo dari Dapil
Tilamuta, Botumoito dan Mananggu. Awalnya banyak yang pesimis langkahnya maju dari wilayah dijuluki Dapil Neraka ini.

Di mana, di Dapil ini, Wahyu akan berhadap-hadapan tokoh dan politisi senior memiliki pengalaman selangit dalam perpolitikan di daerah ini. Namun kondisi itu tidak menurunkan tekadnya. Menurutnya, situasi ini malah memotivasi pribadi Wahyu untuk bekerja dan berjuang.

Ini pun terbukti sejumlah analisis dan kajian bahkan lembaga survey, nama Wahyudin Moridu menduduki tingkat elektabilitas tertinggi ketimbang rivalitasnya.

“Semoga kedisiplinan, keikhlasan dan kerja keras dimiliki Wahyudin Moridu dapat menjadi contoh untuk para pemuda di daerah ini,” tulisnya.(nrt/hg)