Ini Tujuh Parpol yang Dinilai ‘Hoki’ di Pilkada

×

Ini Tujuh Parpol yang Dinilai ‘Hoki’ di Pilkada

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Hargo/gp

Hargo.co.id, GORONTALO – Selain ketokohan calon, faktor lain yang juga mempengaruhi kemenangan di Pilkada adalah dukungan partai politik. Berjalannya mesin partai dalam menggalang dukungan masyarakat, akan memperbesar peluang kemenangan calon di Pilkada.

Dari pertama kali Pilkada langsung dilaksanakan di Gorontalo pada 2005 hingga pilkada terakhir pada 2018 lalu, hanya beberapa partai politik yang punya ‘hoki’ bagus di pilkada. Atau bisa memenangkan calon yang diusung. Hanya 7 partai yang bisa lebih dari empat kali menjadi pemenang.
Tempat pertama ditempati Golkar dengan 11 kali kemenangan . Disusul PPP dan PDIP dengan 7 kali kemenangan, kemudian Demokrat dan PAN 5 kali menang serta PKS dan PBB 4 kali menang (sebaran kemenangan lihat grafis.red). Dan tiga partai yang tercatat sekali merasakan kemenangan.

Di tiga Pilkada yang akan digelar pada tahun depan yaitu Pilkada Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato, juga hanya beberapa partai yang punya ‘hoki’ bagus. Misalnya untuk Pilkada Bone Bolango. Dari tiga kali pilkada yang sudah digelar di daerah itu, hanya beberapa partai yang bisa menjadi pemenang Pilkada. Yaitu Golkar, PBB, PKPI dan PAN.

Sementara di Kabupaten Gorontalo, ada dua partai yang sudah merasakan dua kali kemenangan. Yaitu PPP dan PDIP. Sementara Golkar, Demokrat, PAN dan PKS baru satu kali merasakan kemenangan saat Pilkada.

Di Pohuwato, PDIP dan PPP juga dua kali merasakan kemenangan. Sementara Golkar, Demokrat, PAN, PKS, PKB baru sekali merasakan kemenangan.

Statistik kemenangan partai di Pilkada, tentu bisa menjadi pertimbangan calon dalam memilih kendaraan politik. Semakin besar jumlah kemenangan, tentu makin memperkuat indikasi berjalannya mesin politik partai di Pilkada.

Sekretaris DPD PDIP Gorontalo La Ode Haimudin sebelumnya menyatakan, mesin politik partai memang sangat mempengaruhi kemenangan di Pilkada. Karena itu, PDIP akan mempercepat persiapan di tiga pilkada Gorontalo pada tahun depan.
Selepas Kongres PDIP pada awal Agustus atau selambat-lambatnya akhir 2019, telah ada kepastian figur calon dan partner koalisi PDIP di Pilkada Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, dan Pohuwato.

“Kita akan berupaya agar penetapan calon dan koalisi Pilkada bisa lebih cepat. Jadi ada waktu yang cukup bagi calon dan partai pengusung untuk bekerja dalam mendongkrak popularitas, elektabilitas dan akseptabilitas di Pilkada. Kita tidak mau nanti saat injury time baru ada kejelasan,” ujarnya.

Golkar yang punya track record baik di Pilkada Gorontalo, juga punya langkah tersendiri dalam menghadapi tiga pilkada tahun depan. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD I Golkar Gorontalo Fikram Salilama sebelumnya mengemukakan, sebagai partai besar yang sudah melewati begitu banyak momen dan perhelatan politik, Golkar tidak mau gegabah dalam mengambil sikap. Keputusan dan langkah partai selalu harus melalui kajian dan hitungan yang cermat.

“Karena itu yang menjadi kunci keberhasilan Golkar dalam momentum politik di Indonesia. Termasuk di Gorontalo ,” ujarnya. (gp/hg)