Menurut Erwan, kerugian materi belum terdata secara pasti. “Hanya saja, tidak ada ternak maupun unggas yang mati, kerugian materi kami prediksi hanya dialami oleh para warga pemilik kios yang dagangannya rusak akibat terendam air,” jelas Erwan.
Sementara itu, pukul 20.00 Wita, Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo ikut meninjau langsung lokasi banjir bandang di desa Dulupi.
Wabup Lahmudin Hambali menuturkan, banjir bandang Dulupi memang menjadi musibah musiman, yang terjadi hampir setiap musim hujan. “Kami sudah siagakan aparat, dan upaya penanggulangan terus dilaksanakan,
bahkan Pemerintah Daerah tengah mengupayakan perbaikan aliran Sungai Dulupi, untuk mencegah musibah ini terus terulang,” ujar Lahmudin.
Kepala BPBD Kabupaten Boalemo, Mus Moha menuturkan, selain melakukan pendataan dan penanggulangan awal, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Gorontalo untuk langkah selanjutnya. Termasuk bantuan bagi masyarakat yang terkena musibah banjir.
