Dampak dari itu, lanjut Funco, etika sosial di lingkungan sekolah mampu menciptakan sistem relasi sosial yang harmoni, lingkungan yang bersih dan spirit kerja yang tinggi sebagai perwujudan ketaatan terhadap aturan-norma.
“Budaya mengantar murid sekolah dasar di Indonesia perlu disiapkan model praktik para orang tua yang memperlihatkan kegotongroyongan. Insya Allah akan menciptakan generasi baru yang ‘insan kamil’,” beber Funco Tanipu.
Di Kabupaten Boalemo, dari hasil pantauan Gorontalo Post, di SMP Negeri 2 Paguyaman, sejak pukul 07.00 Wita, para orang tua siswa sudah mulai berdatangan untuk mengantarkan anak mereka ke sekolah. Pantauan Gorontalo Post, beberapa orag tua siswa yag datang nampak mengenakan seragam ASN.
Yulianti Adam, salah seorang orang tua siswa baru di SMP Negeri II Paguyaman ketika diwawancarai Gorontalo Post menuturkan, atas nama orang tua, dirinya sangat bersyukur bisa mengantarkan anak pertama kali masuk jenjang SMP.
“Jadi teringat masa kecil dulu, waktu pertama masuk Sekolah Dasar, biasanya juga diantar oleh orang tua,†ujar orang tua siswa, yang juga merupakan ASN tersebut.
