Agar Tidak Terkaget-kaget Donald Trump

×

Agar Tidak Terkaget-kaget Donald Trump

Sebarkan artikel ini
Dahlan Iskan

Lakoff melihat, Donald Trump harus dinilai dari cara berpikir keluarga konservatif. Bukan keluarga progresif. Partai Republik adalah partai konservatif. Demokrat yang progresif.
Seseorang tergolong konservatif (atau progresif) bisa dilihat dari beberapa ciri.

Yang konservatif, umumnya, berpikir bahwa disiplin keluarga adalah segala-galanya. Ayah adalah sosok yang strict. Ayah adalah wakil Tuhan di keluarga itu: memimpin doa, mendisiplinkan keluarga, menghukum anak, mengusahakan kesejahteraan, menjamin keamanan, menjaga kehormatan, dan seterusnya.

Karena itu, umumnya, mereka penganut moral agama yang fanatik. Meski belum tentu menjalankan ritual keagamaan dengan baik.

Kalau perlu, ayah mendisiplinkan anak dengan kekerasan fisik. Prinsipnya: disiplin adalah benar. Disiplin adalah terhormat. Disiplin adalah sukses. Disiplin adalah menang. Disiplin adalah sumber kaya.

Mereka berpikirnya tembak langsung. Sebab-akibat. Tidak komprehensif. Mereka anggap berpikir komprehensif itu muter-muter.

Maka, tembak langsung saja. Salah harus dihukum. Membangkang diserang. Mengatasi membanjirnya imigran pun gampang: Bangun tembok. Mengatasi membanjirnya barang impor mudah: Larang! Mencari pengakuan: Siksa! Menjaga keamanan keluarga: Milikilah senjata di rumah!