Hargo.co.id, GORONTALO – Camat Patilanggio, Kisman Djafar akhirnya meminta maaf setelah mengakui melakukan penganiayaan terhadap Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Muzakir Ibrahim. Dirinya mengakui jika apa yang dilakukan sudah berlebihan.
“Saya selaku Camat Patilanggio meminta maaf kepada Ketua PPK Muzakir Ibrahim dan keluarga. Juga kepada jajaran KPU Kabupaten Pohuwato, Provinsi hingga KPU pusat atas perlakuan saya yang sudah berlebihan dengan melakukan penamparan pada 24 Maret kemarin,” kata Kisman Djafar.
Sebelumnya, Kisman Djafar dilaporkan oleh korban ke Polda Gorontalo atas dugaan penganiayaan ringan. Setelah beberapa pekan prosesnya berjalan, KIsman Djafar lantas menyatakan permohonan maaf melalui media pada Jumat (10/04/2020).
Kisman Djafar berharap, dengan permohonan maaf yang disampaikan, bisa menyelesaikan persoalan hukum yang kini berproses di Kepolisian.
“Semoga permohonan maaf saya bisa menyelesaikan segala persoalan yang terjadi, dimana insiden tersebut pun sungguh diluar dugaan dan pemikiran saya. Saya pun berharap ini bisa diselesaikan tanpa berlanjut ke ranah hukum lagi. Semoga ini menjadi pelajaran bagi saya sendiri sebagai camat,” tutup Kisman Djafar.
Sementara itu, Ketua PPK Patilanggio, Muzakir Ibrahim mengungkapkan, dirinya telah menerima permohonan maaf dari Camat Patilanggio dan bersedia untuk mencabut laporan di Kepolisian. Lanjut kata Muzakir Ibrahim, dirinya bersama Kisman Djafar akan membuat pernyataan bersama untuk masalah tersebut.
“Ya pak kalau permohonan maaf sudah, saya pun bersedia untuk mencabut laporan. Saya dan Pak Camat akan buat pernyataan bersama,” unkgat Muzakir Ibrahim. (ryn/hg)
