Arah Pembangunan 2019, Langkah Awal RPJMD 2017-2022 Pemprov Gorontalo

×

Arah Pembangunan 2019, Langkah Awal RPJMD 2017-2022 Pemprov Gorontalo

Share this article
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) Wakil Gubernur Idris Rahim (kiri) dan Sekretaris Daerah, Darda Daraba (kanan) ketika membacakan hasil Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2019, Selasa (21/04/2020) melalui video conference. (Foto: Istimewa)
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) Wakil Gubernur Idris Rahim (kiri) dan Sekretaris Daerah, Darda Daraba (kanan) ketika membacakan hasil Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2019, Selasa (21/04/2020) melalui video conference. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Arah pembangunan selama 2019 merupakan awal pelaksanaan RPJMD 2017-2022. Tema besar yang diangkat dalam arahan pembangunan pemprov yakni Terwujudnya Masyarakat Gorontalo yang Maju, Unggul dan Sejahtera.

Melalui tema tersebut, maka fokus pembangunan tahun 2019 diarahkan pada sembilan faktor utama. Rinciannya, pengembangan sektor dasar, sektor yang menjadi potensi daerah dan sektor jasa.

Demikian penyampaian Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat membacakan hasil Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2019, Selasa (21/04/2020) melalui video conference.

“Yang masih menjadi masalah dasar seperti pendidikan, kesehatan, kemiskinan, dan infrastruktur. Kemudian sektor yang menjadi potensi daerah, yaitu pertanian, perikanan dan kelautan, serta kehutanan. Ada juga pengembangan sektor jasa untuk peningkatan ekonomi, koperasi, UMKM, industri, pariwisata yang ditunjang tenaga kerja yang berkompeten dan lain sebagainya,” ucap Rusli Habibie.

Di tengah situasi pandemik ini, Gorontalo mampu menjaga kinerja ekonomi, yakni mencapai 6,41 persen. Walaupun lebih lambat dibanding tahun 2018 yang mencapai 6,51 persen, namun masih lebih tinggi dari capaian rata-rata nasional yaitu sebesar 5,02 persen.

Rusli Habibie menambahkan, secara nasional 2019 kemiskinan di Gorontalo kembali bisa diturunkan menjadi 15,31 persen, dari 2018 yang berada di angka 15,52 peren. Alasan utama turunnya angka kemiskinan ini dinilai Rusli, karena keberhasilan semua pihak baik pemerintah maupun anggota legislatif.

Lebih lanjut, Rusli Habibie mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) cenderung membaik dari tahun ketahun. Tahun 2019 berhasil ditingkatkan menjadi 68,49 poin, meningkat dibanding capaian 2018 yang berada diangkat 67,71 poin.

“Capaian-capaian tersebut menjadi pemicu bagi kita semua untuk terus bekerja keras bagi peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Gorontalo,” pungkasnya.

Pada video conference ini, Gubernur Rusli Habibie, Wakil Gubernur Idris Rahim, Sekretaris Daerah Darda Daraba dan beberapa pimpinan OPD berada di aula rumah jabatan Gubernur. Sementara pimpinan dan anggota DPRD berada di ruang rapat kantor DPRD Provinsi Gorontalo. (adv/rwf/hg)