Lebih lanjut dokter Febry menjelaskan operasi arthroscopy dapat dilakukan pada sendi lutut, sendi panggul, sendi pergelangan kaki, sendi bahu, sendi siku, ataupun pada sendi pergelangan tangan.
Arthroscopy disebutnya memiliki kelebihan, antara lain luka operasi kecil sekitar 2-10 mm sehingga rasa sakit akibat pembedahan jauh berkurang dengan resiko infeksi yang lebih kecil dan pemulihan yang lebih cepat.
“Arthroscopy ini tak menimbulkan rasa sakit, dan pemulihannya bisa lebih cepat. Banyak pemain-pemain basket, sepakbola yang juga pernah mengambil cara itu,” sambungnya.
Klinik Royal Sports Medicine Centre yang terletak di Sunter itu memang sudah lama menangani berbagai jenis cedera olahraga. Klinik itu pun juga menjalin kerjasama dengan beberapa klub olahraga, baik sepakbola, basket, bulutangkis, dan olahraga ekstrim. (bam/hargo)
