Hargo.co.id, GORONTALO – Penerima bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Provinsi Gorontalo bertambah jadi 84.181 keluarga. Ini setelah masuknya data tambahan dari Pemerintah Kabupaten/Kota se Gorontalo.
“Sebelumnya dianggarkan sebanyak 34.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) namun diperluas menjadi 84.181 berdasarkan usulan dari kabupaten/kota,” ungkap Kepala Bappeda Budiyanto Sidiki.
Bappeda menghitung nilai bantuan setiap KPM senilai Rp 178.150 per paketnya. Bantuan akan diserahkan sebanyak tiga kali oleh pemerintah setempat.
“Kita beri keleluasaan kepada kabupaten/kota. Jadi itemnya mereka yang lebih tau. Misalnya di Pohuwato ternyata beras 5 kilogram per paket tidak cukup harus 10 kilogram, maka ada item lain yang dikurangi,†tambah Budiyanto Sidiki.
Sebelumnya, pada konferensi pers Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan, bantuan JPS ini merupakan bantuan untuk warga terdampak Covid – 19. Termasuk konsekuensi dari penerapan Pembatas Sosial Berskala Besar (PSBB).
” Jadi seperti janji kami 60 persen masyarakat terdampak ekonomi dari virus corona (bantuannya) kami kirim ke kabupaten/kota,†jelas Rusli saat konfrensi pers, Selasa (14/4/2020).
Rusli Habibie memastikan, transfer anggaran dari provinsi akan segera dilakukan ke rekening kabupaten/kota. Selanjutnya pemerintah daerah yang akan mengatur item bantuan pangan dan penyalurannya kepada masyarakat.
Untuk program JPS pemerintah provinsi urunan dengan pemerintah kabupaten/kota dengan total dana yang sebesar Rp44,99 miliar. Rinciannya, pemprov sebesar Rp26,99 miliar dan kabupaten/kota sebesar 17,99 miliar. (adv/rwf/hg)
