Mantan Ketua KPK itu menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan apakah akan mengembalikan uang tersebut ke Polri atau tidak. Menurutnya, saat ini, pihaknya masih melakukan komunikasi dengan kuasa hukum Suratmi.‎
“Pokoknya nanti kami rembukan dengan tim advokasi. Ibu Suratmi kan masih shock,” imbuhnya.
Menurutnya, Suratmi enggan menerima uang tersebut lantaran masih berduka. Suratmi juga masih belum menerima kenyataan suaminya tewas di tangan Densus 88.‎
“Ibu Suratmi sesek katanya perasaannya kalau terima duit, ya sudah. Dia tidak tahu kami juga enggak pernah buka,” tambah dia.
Busyro mengatakan tidak mengetahui jumlah uang yang diberikan oleh Polri. Uang itu dibungkus dua kardus berbeda dan dililit lakban.‎ “Kami tidak buka, masih utuh dibungkus kertas dan dilakban. Tidak tahu jumlahnya tapi ada dua gepok,” katanya.
Busyro juga mengklaim, dalam pertemuannya dengan Badrodin, sang jenderal enggan berkomentar saat disinggung perihal uang tersebut. (hargo/jpnn)
