Rumah tersebut dikontrak oleh orangtua Rio hanya untuk penyimpanan buku. Sementara itu yang mengelola bisnis tersebut adalah Nuryanto (34) selaku Manager dari PT. Asolomurni.
 Salah satu karyawan PT. Asolomurni Kiki (26), mengatakan tadinya berniat syukuran karena kontrakan nya sudah habis. Sehingga akan menempati gudang baru di Jalan Tirtayasa, depan SMIK di Sukarame, Bandar Lampung. “Di sini mempunyai 15 karyawan,†tambah Kiki, Kamis (31/3) sore.
Sementara Hajedi Ketua RT 06 enggal menjelaskan kebakaran tersebut. “Sepertinya ada indikasi tindak kriminal yaitu sabotase, bukan karena korsleting listrik, sebab sekitar jam 03.40 brankas yang semula berada di ruang sempat dikeluarkan dan diletakkan di depan.
Brankas pun dijebol pakai linggis dan uang nya raib. Belum tau pasti berapa nominal uang yang terdapat didalam brankas tersebut. “Jadi saya rasa ini ada orang dalem, karna kalu listrik gak mungkin. Orang jam 7 malem listrik udah dimatiin,†tambah Hajedi. (hargo/radarlampung)
