Mana? Nggak ada Pak Jokowinya. Bohong itu,” ungkap Syahrial kepada wartawan.
Syahrial menegaskan, pihaknya hanya mau menemui Jokowi, bukan yang lain. “Ya pokoknya kami nggak mau diwakilkan dengan siapapun, kami hanya mau Pak Jokowi. Kami ke sini jauh-jauh untuk menemui Pak Jokowi, bukan yang lain,” tandas guru honorer itu.
Kabar kegagalan Tim 9 menemui Jokowi menyebar ke massa. Suasana mulai agak tegang. Aparat kepolisian menambah mobil watercanon.
Tapi suasana berubah mengharukan tatkala orator membacakan surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo.
Diiringi lagu Syukur yang dinyanyikan seluruh honorer serta kumandang takbir serta sholawat, surat berisi permohonan honorer K2 mampu menggugah perasaan massa.
Massa terisak, menangis di tengah rintik hujan di ibukota kemarin siang.
“Kami mohon Presiden Jokowi membuka mata hatinya. Angkatlah kami jadi CPNS,” ujar orator dalam aksi demo nasional, Rabu (10/2).
Orator menambahkan, honorer K2 adalah anak bangsa yang butuh perhatian Presiden Jokowi. “Kami hanya butuh pengakuan atas pengabdian kami.
Kami mengabdi puluhan tahun, tolong Pak Presiden buka hatimu,” serunya.
Honorer K2, lanjutnya, masih menaruh harapan kepada Presiden Jokowi. Honorer K2 percaya Presiden masih punya hati.?
